Bordir Kerawang

Beberapa orang wanita duduk bersama di serambi rumah salah satu warga. Kain-kain chifon beraneka warna tergolek di sekitar mereka. Celoteh yang terdengar akrab sesekali diwarnai oleh derai tawa seolah sama sekali tak mengganggu ketekunan kerja mereka. Dengan lincah jemari para wanita itu bekerja menciptakan aneka disain bordir atau sulaman yang sangat indah. Demikian suasana siang di Pulubala, sebuah desa sentra pengrajin Bordir Kerawang yang berada di kawasan Kabupaten Gorontalo.
















Kerajinan Bordir Kerawang telah lama menjadi kegiatan pengisi waktu luang para ibu dan remaja putri di desa tersebut. Seusai mengurus rumah ataupun membantu pekerjaan di ladang, para wanita di desa tersebut tak lantas berleha-leha. Sambil mengasuh anak-anaknya, mereka berkumpul dan membordir bersama.

Bordir Kerawang ini pun tadinya hanyalah digunakan untuk keperluan sendiri saja ataupun kalau ada menerima pesanan dari sanak saudara dan sesama tetangga. Namun karena keindahan serta keunikannya, Bordir Kerawang pun semakin banyak penggemarnya. Semakin merebaknya tren pakaian muslim belakangan ini membuat permintaan pasar akan bahan pakaian yang dihiasi Bordir Kerawang pun semakin meningkat. Permintaan pasar dan semakin meningkatnya popularitas Bordir Kerawang ini memberi kesempatan dan peluang bagi para ibu di desa Pulubala ini untuk memperoleh penghasilan tambahan. Dan, kegiatan yang tadinya hanya merupakan pengisi waktu luang inipun berkembang menjadi sebuah kegiatan yang bernilai ekonomis meski masih dalam skala kerajinan rumahan.

Untuk menghasilkan Bordir Kerawang yang memiliki nilai ekonomis tinggi diperlukan tidak hanya kain yang khusus tetapi juga benang-benang yang berkualitas baik. Karena hanya kain yang halus dengan kerapatan serat yang tepat akan menjamin disain Bordir Kerawang tampak hidup. Namun, kain dan benang yang memiliki kualitas seperti itu tidaklah murah. “...kami tidak punya modal cukup kalau harus menghasilkan Bordir Kerawang seperti itu”, demikian ungkap para pengrajin yang rata-rata ibu rumah tangga pedesaan.

Perkembangan nilai ekonomis Bordir Kerawang serta peran positifnya untuk menggerakkan perekonomian berbasis kerakyatan memang membuat kerajinan ini patut ditangani secara serius. Permasalahan permodalan terutama dalam hal pengadaan bahan dan benang yang dialami para pengrajinpun kemudian ditangani para pengurus PKK setempat. Dengan adanya bantuan dari pengurus PKK, para pengrajin yang trampil dari desa Pulubala inipun dapat terus bekerja. Dengan dicanangkannya Program Pembangunan Perkenomian Kerakyatan, kondisi para pengrajin inipn semakin terbantu. Pemasaran dan penyaluran ke toko-toko seantero Sulawesi menjadi semakin marak karena tersedianya berbagai pameran kerajinan yang diselenggarakan oleh Pemkab.

TEKNIK BORDIR YANG TELAH BERUSIA RATUSAN TAHUN.

Tidak seperti sulaman pada umumnya, Bordir Kerawang memang memiliki keunikan yang istimewa. Sulaman benang pada Bordir Kerawang dibuat di atas permukaan kain yang terlebih dahulu dipotongi sebagian seratnya. Pemotongan serat ini membuat bagian permukaan kain tersebut menjadi terawang, atau lebih jarang dari permukaan seluruh kain itu sendiri. Dari tampilannya yang terawang inilah sebetulnya nama Bordir Kerawang berasal.

Teknik bordir dengan pemotongan serat kain ini sesungguhnya telah ada sejak ratusan tahun lalu dan dikenal dengan istilah whitework embroidery. Sementara jika melihat disain bordirnya tampak sekali bahwa Bordir Kerawang merupakan perpaduan antara schwalm embroidery—yaitu whitework yang berkembang di Jerman sejak 300 tahun lalu—dan hardangersom yang berasal dari Asia dan Persia tetapi berkembang pesat di Norwegia tahun 1500-an. Ditinjau dari disainnya schwalm embroidery lebih menonjolkan bentuk-bentuk yang jelas, seperti bunga, dedaunan, lonceng dan sebagainya. Sedangkan hardangersom lebih menonjolkan disain-disain geometrik yang sederhana, seperti segitiga, segiempat, belah ketupat dan sejenisnya. Dengan mengenal perbedaan disain kedua teknik bordir tersebut kita dapat menangkap keunikan dari disain pada Bordir Kerawang. Dimana dengan menggunakan disain geometris Bordir Kerawang menyajikan bentuk-bentuk yang sangat jelas, seperti bunga-bungaan yang dilengkapi dengan dedaunan.

Keunikan lain dari Bordir Kerawang dari Gorontalo ini terletak pada jenis kain yang digunakan. Umumnya, teknik whitework embroidery ini hanya dilakukan pada kain-kain katun atau linen. Oleh karena kedua jenis kain tersebut memiliki serat yang tidak hanya halus tetapi juga teratur kerapatannya. Penggunaan jenis kain chifon pada Bordir Kerawang sesungguhnya cukup mencengangkan. Oleh karena, meski seratnya teratur dan cukup rapat tetapi jenis kain ini terlalu halus. Sehingga proses pemotongan seratnyapun harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Sedikit saja kesalahan menarik serat kain yang telah dipotong akan dapat merusak seluruh permukaan kain. Keberhasilan para pengrajin Bordir Kerawang menggunakan jenis kain seperti chifon ini pada teknik whitework tentunya patut memperoleh penghargaan.

Disain Bordir Kerawang di masa sekarang tampaknya juga mengalami perkembangan yang patut dihargai. Jika di masa lalu Bordir Kerawang hanya menggunakan benang-benang dari katun sekarang ini telah dikembangkan penggunaan benang-benang berwarna keemasan. Hal ini tentu saja membuat tampilan Bordir Kerawang menjadi terkesan mewah dan anggun. Dan penggunaan Bordir Kerawang yang tadinya identik dengan gaun wanita sekarangpun telah juga digunakan pada busana pria.

Sebagai seni yang menuntut kreatifitas tampaknya Bordir Kerawang akan terus berkembang. Pemberian peluang dan ruang bagi pengembangan kerajinan ini tentunya akan sangat menguntungkan bagi Kabupaten Gorontalo. Oleh karena Bordir Kerawang tidak hanya menunjang pengembangan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat di wilayah ini tetapi lebih jauh dapat diangkat menjadi satu kebanggaan

3 thoughts on “Bordir Kerawang

  1. Ova

    Kereeeeeen
    Yang udah aku baca, tentang bambua si terompet kerang.
    Mau baca lagi dong tentang alat musik Gorontalo, atau tarian khas Gorontalo.
    Oh iya cakalele tu dari Gorontalo jg?
    Oh iya, arsitekturnya juga. He, borong.
    Tnx ya.

  2. GIAS

    tolong tampilkan jenis-jenis kerawang gorontalo beserta proses pembuatannya. atau dikirim saja ke email saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.