Sengketa domain .ID

| Posted in Daily life

Saya menemukan sedikit bug pada sistem pengelolaan domain .ID oleh PANDI(Pengelola Nama Domain Internet Indonesia),  bukan bug tetapi mungkin kelemahan yang dapat membuat penghapusan domain .ID terpending/waiting list.  Maksudnya jika sebuah domain ingin dihapus atau berganti kepemilikan harus menunggu approval dari yang meregisterasikan pertama kali. Ini juga karena ada perubahan tata cara penamaan oleh PANDI dari yang lama(IDNIC) ke sistem yang baru. Pada sistem lama penamaan nama domain .GO.ID masih bebas membuat nama berdasarkan nama daerah saja, contohnya pasir.go.id padahal kita tidak tahu pasir ini kabupaten atau kota atau provinsi. Tata cara ini dirubah oleh PANDI dengan memberikan model penamaan baru disertai singkatan seperti kab, kot, prov.

Sengketa yang saya maksud diatas sempat terjadi, karena domain pasir.go.id hendak dihapus dan diganti dengan paserkab.go.id  Pengelola lama masih merasa memiliki domain pasir.go.id dan enggan membantu penghapusan domain tersebut,  sementara aturan yang ada di sistem PANDI approval penghapusan domain ini harus disetujui yg meregistrasi pertama kali. Setelah dibuat menunggu saya putar otak dan melalui surat Sekretaris Daerah dan surat kuasa pengurusan penghapusan domain ini, saya ajukan surat ini untuk dapat menjadi solusi penghapusan domain ini. Saya kirim ke PANDI dan Depkominfo dan sempat terpending juga sampai menelpon beberapa kali baru bisa di hapus.  Tapi saya pribadi salute buat PANDI yang bijaksana tidak menunggu approval dari yang meregister domain itu pertama kali.  Karena kekuatan nya sudah habis oleh surat Sekda Pemkab sebagai data kuat PANDI menghapus domain tersebut.  Dan sudah seyogyanya hal ini diterapkan di semua domain .ID jadi pedoman penghapusan domain atau pergantian kepemilikan dengan menggunakan surat pihak atau pejabat yang berwenang, bukan menunggu approval orang yang meregister  domain tersebut pertama kali.

Comments (5)

Memang di negara kita agak unik bung, baik itu masalah birokrasi sampai tupoksi (wes pake bahasa pemda nech). Apalagi seringnya malahan pake politik segala. Repots, tpi kalo sudah diurus sama PANDI kok pasir.go.id nya masih ada yach??? kok bisa???

hi edo,

untuk refresh domain dns itu membutuhkan waktu biasanya 2×24 jam. ini tergantung juga kecepatan refresh dns isp2 di Indonesia.

utk cek pasir.go.id sudah didelete pake tools whois berikut ini :
https://register.net.id/whois

gtoms@johncalvin:~$ host pasir.go.id ns1.uninet.net.id
Using domain server:
Name: ns1.uninet.net.id
Address: 202.145.0.1#53
Aliases:

Host pasir.go.id not found: 3(NXDOMAIN)

[gtoms@gateway ~]$ nslookup pasir.go.id
Server: 202.57.0.8
Address: 202.57.0.8#53

** server can’t find pasir.go.id: NXDOMAIN

[gtoms@gateway ~]$ host pasir.go.id ns1.uninet.net.id
Using domain server:
Name: ns1.uninet.net.id
Address: 202.145.0.1#53
Aliases:

Host pasir.go.id not found: 5(REFUSED)
[gtoms@gateway ~]$

kereeeeen…...........

2 cool…....

trims nech boeat bang gultom yang sudah membela dan mendukung kami demi nusa dan bangsa dari penampakan-penampakan yang sering terjadi :-)

Write a comment