Membuat Radio Online (skema 1)

Tentunya dunia broadcast sudah tidak asing lagi di Indonesia, dan dengan tidak sampai hitungan 1 jam kita bisa memiliki sebuah stasiun radio online yang bisa digunakan untuk bisnis ataupun hanya sekedar ingin selalu bisa bersama dengan kerabat dan teman untuk mendengarkan lagu – lagu favorit, cd audio, seminar atau apapun yang ingin diperdengarkan pada khalayak di Indonesia. Bisa juga untuk broadcast media untuk lagu – lagu ciptaan sendiri dengan domain sendiri. Dengan instalasi dan konfigurasi Radio Online, kini lagu – lagu atau semua media audio dapat dengan mudah didengar oleh siapa saja. Jadi Radio Online itu adalah menyiarkan secara live lewat internet semua siaran analog dari studio radio.

Aku mencoba latihan membuat radio online secara live, sebelum final proyek pembuatan radio online swasta di Balikpapan.  Aku menerima proyek pembuatan radio online salah satu radio swasta di Balikpapan setelah survey ke studio mereka yang sudah memiliki perangkat radio untuk siaran langsung menggunakan gelombang radio FM.  Radio mereka ini memiliki content siaran news, religius, dan dakwah.  Proyek ini masih menunggu finishing ruangan untuk server dan penarikan bandwidth internet dedicated ke kantor radio mereka.

Setelah memahami cara kerja/knowledge tentang radio online, ada 2 skema yang bisa dibuat dalam implementasi radio online ini. Pada latihan sekarang aku memakai skema 1, dan skema 2 akan aku implementasi di final proyek sebuah radio swasta di Balikpapan.  Sebenarnya tidak jauh berbeda implementasi skema 1 dan skema 2, perbedaannya hanya pada penempatan PC DJ(disk jockey) dan server streaming yang digunakan serta jumlah bandwidth internet yang dipakai baik dari sisi PC DJ dan server streaming.  Konfigurasi software didalamnya juga berbeda sesuai kemauan masing-masing.  Simplenya sebagai berikut :

Skema1 :

Komponen A : User(listener)——>Internet<——Server Streaming Radio.

Komponen B : PC/komputer DJ——>Internet.

Komponen A dan Komponen B dihubungkan oleh koneksi bandwidth internet yang berbeda.

Skema 2 :

User(listener)——->Internet<——Server Streaming Radio+PC DJ<——Mixer Audio(radio analog)<——Penyiar(microphone), Tape, CD Player.

pada skema 2 komponen A dan B digabung, berada dalam satu server menggunakan bandwidth internet yang sama.

Pada latihan live ini aku memakai skema 1 karena aku tidak bisa berada dekat perangkat mixer audio di studio radio. Perangkat skema 1 yang di ujicobakan sbb :

Untuk Komponen A :  sebagai Server Streaming Radio aku gunakan server VPS, memory 256 MB,  space 20 GB,  O/S Linux Ubuntu-Server8.04, dengan bandwidth internet 512 kbps(kilo bit per second). Server ini terletak di Gedung Cyber(IIX Jakarta). User(listener) akan membaca IP publik yang ada di server ini dengan port koneksi yang sudah kita buka melalui konfigurasi file software streaming radio yang dalam implementasi ini menggunakan SHOUTcast Server.

Untuk komponen B : Uji coba pertama menggunakan laptop ku sebagai PC/komputer DJ dengan bandwidth internet 3,5G HSDPA IndosatM2, Uji coba kedua menggunakan komputer biasa dengan bandwidth internet dedicated 128 kbps. Kedua uji coba ini sukses berjalan baik dan berkomunikasi dengan server streaming SHOUTcast pada komponen A. Untuk O/S menggunakan Windows XP Profesional SP2, Winamp, Plugin winamp

SHOUTcast DSP Plugin, dan kumpulan lagu-lagu mp3.

Instalasinya sebagai berikut :

Komponen A : Server Streaming Radio SHOUTcast VPS sudah terinstall O/S Linux Ubuntu-Server8.04 dengan IP static : 202.145.xx.xxx, settingan IP ini sudah bisa keluar ke Internet. Setelah Instalasi Sistem operasi dan konfigurasi IP maka aku install software Streaming Radio menggunakan SHOUTcast server for Linux. Berikut Instalasi dan konfigurasi SHOUTcast for server.

root@iixsvr:/home/user1# wget http://www.shoutcast.com/downloads/sc1-9-8/sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz—21:17:07—  http://www.shoutcast.com/downloads/sc1-9-8/sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz
=> `sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz’
Resolving www.shoutcast.com… 207.200.98.25
Connecting to www.shoutcast.com|207.200.98.25|:80… connected.
HTTP request sent, awaiting response… 200 OK
Length: 60.840 (59K) [application/x-gzip]

100%[=================================>] 60.840  127.06K/s

21:17:10 (126.91 KB/s) – `sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz’ saved [60840/60840]

root@iixsvr:/home/user1# tar -zxvf sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz
README.TXT
sc_serv.conf
sc_serv
root@iixsvr:/home/user1# ls
README.TXT  sc_serv  sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz  sc_serv.conf
root@iixsvr:/home/user1# mkdir shoutcast

pindahkan file README.TXT  sc_serv  sc_serv.conf ke dalam folder shoutcast.

root@iixsvr:/home/user1/shoutcast# nano sc_serv.conf

disini aku edit sesuai kebutuhan latihan dulu saja pada beberapa bagian berikut :
maxuser 32
password renata
port 8000
adminpassword 123456

(save config)
ctrl-x untuk save dan exit dari editor nano.

Maxuser maksudnya jumlah user(listener) yang dapat mengakses/terkoneksi mendengarkan radio kita, Password disini maksudnya adalah password yng akan kita masukkan pada DSP Plugin Winamp pada PC DJ, Port 8000 adalah port SHOUcats server ini yang dibuka/digunakan untuk streaming radio. Adminpassword adalah passowrd admin untuk interface mengadministrasi SHOUTcats Server via web based..

Selesai mengedit file sc_serv.conf Aku jalankan servicesnya :

root@iixsvr:/home/user1/shoutcast# ./sc_serv sc_serv.conf

*******************************************************************************

** SHOUTcast Distributed Network Audio Server

** Copyright© 1998-2004 Nullsoft, Inc.  All Rights Reserved.

** Use “sc_serv filename.ini” to specify an ini file.

*******************************************************************************
Event log:
<06/30/08@21:21:18> [SHOUTcast] DNAS/Linux v1.9.8 (Feb 28 2007) starting up…
<06/30/08@21:21:18> [main] pid: 4554
<06/30/08@21:21:18> [main] loaded config from sc_serv.conf
<06/30/08@21:21:18> [main] initializing (usermax:32 portbase:8000)...
<06/30/08@21:21:18> [main] No ban file found (sc_serv.ban)
<06/30/08@21:21:18> [main] No rip file found (sc_serv.rip)
<06/30/08@21:21:18> [main] opening source socket
<06/30/08@21:21:18> [main] source thread starting
<06/30/08@21:21:18> listening for connection on port 8001
<06/30/08@21:21:18> [main] opening client socket
<06/30/08@21:21:18> [main] Client Stream thread [0] starting
<06/30/08@21:21:18> [main] client main thread starting
<06/30/08@21:21:46> [sleeping] 0 listeners (0 unique)
<06/30/08@21:21:47> [main] SIGINT; exiting!(0 unique)

Sampai disini instalasi dan konfigurasi komponen A selesai. Tetapi masih belum menerima koneksi streaming dari PC DJ yang akan kita setup.

Komponen B : Uji coba nya menggunakan laptopku dengan sistem operasi Windows XP Profesional SP 2. Dengan catatan koneksi internet di laptop sudah jalan menggunakan HSDPA IM2. Berikut tahapannya :

– Install  Winamp versi 5 keatas(sebaiknya yang terbaru), unduh di www.winamp.com – Install SHOUTcast DSP Plugin for windows, unduh di http://www.shoutcast.com/downloads/shoutcast-dsp-1-9-0-windows.exe

Konfigurasi plugin SHOUTcast DSP dan Winamp untuk memasukkan lagu-lagu yang ingin kita streaming kan.

Berikut screenshot gambarnya :

Di laptopku sebagai bandwidth internet untuk PC DJ memakai IM2 HSDPA yang sudah terkoneksi baik.

ini langkah menginstal SHOUTcast DSP Plugin, sebelumnya harus sudah install winamp dahulu. Jadi anggap Winamp sudah terinstall dan sekarang install SHOUTcast DSP Plugin, Klik 2 kali file shoutcast-dsp-1-9-0-windows.exe yang sudah kita unduh. Lalu ikut petunjuk seperti di gambar Next-Next-Next saja,

Disini DSP Plugin diinstall di folder Winamp yang sudah terinstall sebelumnya,

Sampai disini proses instalasi SHOUTcast DSP Plugin untuk winamp selesai, tinggal konfigurasi menu didalam DSP Plugin.

Jalankan Winamp—-lalu klik ‘Option’——’Preferences’

Pada menu sebelah kiri ‘Pilih DSP/EFFECT’——-klik 2 kali ‘Nullsoft SHOUTCast Sources DSP v1.0.0(dsp_sc.dll)’ di menu sebelah kanan,

Sebuah menu akan muncul dengan TAB konfigurasi : ‘Main’, ‘Output’, ‘Encoder’, ‘Input’.

Pilih ‘Ouput’ dan aku edit bagian ‘Output Configuration’ sbb :

‘Address’ : 202.145.xx.xxx (ini adalah IP Server Streaming Shoutcast yang sudah dikonfigiurasi diatas)
‘Port’: 8000 (port yang akan dimasukin/diopen dari jalur PC DJ ke SHOUTcast Radio Streaming secara online) Password : masukkan password yang kita masukkan pada file sc_serv.conf sebelumnya. Jadi konfigurasi disini sama dengan konfigurasi yang kita edit pada file sc_serv.conf,

Pilih ‘Encoder’ dan rubah Encoder Setting menjadi ‘128kbps, 44.100kHz Mono’ ini tergantung keinginan masing-masing. Lalu kembali ke bagian Output dan klik tombol Conect, nanti terlihat ada proses Status Sent berapa bytes lihat gambar dibawah.

Lagu mp3 yang kita input di Winamp akan distreaming ke server Shoutcast, agar dapat didengarkan user(listener).

Setelah Conect, klik Tab Main dan lihat Input Level berjalan, Kita juga bisa mengalirkan lagu-lagu ke playlist winamp dan menjalankannya.

Klik juga Input dan kita lihat bar input level tanda koneksi berjalan. Disini Input device aku pilih Winamp, kalau aku berada pada skema 2 maka Input Device harus diganti menjadi Soundcard Input. Secara Line in Soundcard akan tersambung ke Mixer Audio penyiar/tape/cd player.

User(listener) akan mendengar Radio online ini melalui browser dengan alamat : http://202.145.xx.xxx:8000/listen.pls File listen.pls digenerate otomatis oleh SHOUTcast Server.

Kita cek event log pada server linux Streaming Shoutcast, terlihat salah satu listener dengan ip 202.51.xxx.xxx sedang mendengarkan lagu streaming ini :

<06/30/08@21:34:17> connected from 124.81.149.194
<06/30/08@21:34:17> icy-name:Marching band ; icy-genre:Drum Band
<06/30/08@21:34:17> icy-pub:1 ; icy-br:128 ; icy-url:http://www.trendmarching.or.id
<06/30/08@21:34:17> icy-irc:#trendmarching ; icy-icq:0 ; icy-aim:gtomslinux
<06/30/08@21:34:49> no data (30s timeout). disconnecting.
<06/30/08@21:35:18> connected from 124.81.149.194
<06/30/08@21:35:18> icy-name:Marching band ; icy-genre:Drum Band
<06/30/08@21:35:18> icy-pub:1 ; icy-br:128 ; icy-url:http://www.trendmarching.or.id
<06/30/08@21:35:18> icy-irc:#trendmarching ; icy-icq:0 ; icy-aim:gtomslinux
<06/30/08@21:40:38> [dest: 202.51.xxx.xxx] starting stream (UID: 0)[L: 1]{A: WinampMPEG/5.52}(P: 0)
<06/30/08@21:46:15> [dest: 202.51.xxx.xxx] connection closed (337 seconds) (UID: 0)[L: 0]{Bytes: 4914967}(P: 0)

Jika kita browsing ke http://202.145.xx.xxx:8000 akan menemukan Status Lagu, Song History dan Admin Page untuk interfaces User(Listener). Tapi Admin Page hanya bisa dibuka menggunakan password yang kita masukan pada file sc_serv.conf

Demikianlah proses instalasi dan konfigurasi Radio Online skema 1 sebagai latihan, kesokan harinya aku coba PC/Komputer lain dengan bandwidth lebih baik dalam kondisi banyak listener dan suara streaming terdengar baik, bersih dan tidak delay, yah kadang ada juga delay sedikit, tinggal di tunning.

Untuk Skema2 yang berhadapan langsung dengan audio mixer dan penyiar akan aku susul artikelnya setelah penyelesaian proyek tersebut on site di Balikpapan. 

Resources :  www.shoutcast.com, forum SHOUTcast technical support.

Contact me :
henry@gultom.or.id

56 thoughts on “Membuat Radio Online (skema 1)

  1. gtoms

    1.echkulasi :

    susahnya dimana mas?
    cukup mudah kok membuatnya baik menggunakan sistem operasi windows atau linux, yang penting pahami konsepnya.

  2. Bjc

    bos nanya donk. radio ku gak bisa realtime, ada delay skitar 1 menitan. gimana ngurangin delay nya yaaa??

  3. gtoms

    usahakan pakai bandwith internet dedicated broadband, dan jgn disharing dengan pemakaian lain, jika berlangganan bandwitdh ke isp minta bandwitdh upstreamnya yg gede. kalau pemakainya banyak di indonesia baiknya sewa bandwitdh ke IIX saja.

    cara lain dengan memainkan encoder setting pada shoutcst dsp nya, radio swasta di balikpapan yg saya setup tidak memiliki delay sama sekali. suara bersih dan jelas didengar.

  4. bosspulsa.com

    Wah… aku masih bingung ee..
    hehehe! Aku sudah download software untuk WINAMP dsb, syarat utama harus punya server dulu ya? atau gimana?

    Hosting untuk ini di mana?
    apa bisa pakai hosting biasa?
    aku belum ada gambaran..

    harus sewa VPS ya?

    wah tambah bingung…. namun belum nyerah nih

  5. arif

    ko ad tulsan gini
    deri# ./ sc_serv sc_serv.conf
    ./: Permission denied.
    deri# ./sc_serv sc_serv.conf
    /libexec/ld-elf.so.1: Shared object “libpthread.so.1” not found, required by “sc _serv”

    knp yah.,
    kirim ke email y boz

  6. gtoms

    10.arif :
    kalau Permission denied, haruus dicek dulu kepemilikan dan atribut file sc_serv.conf coba di chown ke root dan di chmod ke 755

    kalau : libpthread.so.1″ not found
    berarti paket library libpthread belum terinstall. install sesuai distro linux yang anda pakai.

  7. idubsan

    Mas Gultom, gimana setting untuk shoutcast server (DNAS) yang berada di balik proxy supaya bisa broadcast via internet…
    soalnya sudah kutak-atik belum nemu jalan, dan referensinya juga belum nemu

  8. gtoms

    16.idubsan :
    port shoutcast nya di allow di mesin proxy servernya…

    atau pake forwarding ke port ip local dari ip publik…kalau hanya punya satu ip publik dari ISP anda.

  9. istiani

    ka mo nanya,klo gw nyoba radio online ini pke kabel LAN ,jadi ga usah pake internet.bisa ga sey?
    trus klo uda nyambung antar 2 PC n uda connect trus klo mo sambungin pke web lokal n bisa kesambung ke totem ada konfigurasinya ga?
    oia satu lagi ka,klo OS nya pke windows gmn prosesnya??apa ya ka yg bedain?tlg jawab ya ka..
    thnx b4._

  10. Pingback: Implementasi Dari Internet Radio « Mirzen’s Blog

  11. gtoms

    21.istiani :
    23.arya creator

    kalau pake LAN bisa. tinggal pilih di salah satu komputer yang terhubung dengan hub/switch menjadi pc streaming radionya, atau pake shoutcast winamp..

    Osnya pake windows xp bisa banget , caranya baca2 kembali skema 1 dan skema 2. prinsipnya servernya diinstall windows xp dulu baru install software pendukung under windows, bukan under linux.

  12. Agus Purwanto

    Terima kasih atas pencerahannya Bang… tapi aku rada bingung install dsp shoutcast dnas di server… kepentok cpanel..udah diupload 100% ke server, tapi gak ngerti cara running program di cpanel server ..mohon pencerahan tambahan buat install di cpanel
    Kalo pake localhost udah sip.

    Terima kasih sebelumnya

  13. gtoms Post author

    Agus Purwanto :
    ente dikasih cPanel nya saja atau dapat fasilitas akses ke mesin juga? maksudnya dapat login root utk menjalankan aplikasi sc_serv atau sc_trans_linux ?

    Kemudian biasnya perlu diperhatikan firewall di mesin tersebut agar tidak ngeblok port shoutcast anda.

    Kalau pengalaman saya setting shoutcast di server yang sudah ada cpanel , pasti jalan baik dengan menggunakan login ke root atau menggunakan VPS dengan Virtuozzo Power Panel , jadi bisa atur port shoutcast agar tidak kena blok.

  14. awhy

    bang aku punya station radio komunitas
    setalah baca tulisannya abang saya tertarik untuk koneksikan radio saya ke internet :

    1. Kira-kira budgednya berapa ?
    2. kalau abang yang pasang barapa budgednya ?

  15. kabol

    wah ruwet mas. kamrin aku tes sam broadcaster juga ruwet . di sini ketemu juga ruwet hhhehe..
    kalu pakai axis gratisan gimana mas?? saya pakai axis to indosat. server usa. menggunakan ssh speed dowload 20 upload 7 kbps. maklum koneksi baru edge. kira kira kuat ga ya. makasih salam kenal

  16. Musa Asyari

    1. Pak, bagaimana memperkuat penerimaan siaran

    radio internet?
    2. Yang mau coba-coba siaran radio internet,
    kayaknya boleh juga dicoba free soutcast radio,
    coba kunjungi http://www.listen2myradio.com/
    dan ikuti settingan DSP plug in yang diterangkan
    di atas.

  17. vivisiska

    aku dah cba dan bisa bagusss pakai komputer yan gaku pakai . kebetulan kakaku langganan speedy jadi komputeku sekalian aku jadi kan server radio pribadiku xixixixixixixixixi
    kerennnnnn
    di internet belajar apa yang kita mau bisa semua tanopa harus dengan guru

    nih teman teman kalo mau dengar radio ku

    http://125.163.180.74:8080/listen.psl

  18. rio-madiun

    pak mau tanya cara mengurangi delay tu gimana ya, minta tolong di ajari cara settingnya, terimakasih.

  19. Bayu

    Kenapa susah konek ke server ya pak?? di plugin nya statusnya gini : ‘receiving authorization response’, padal setting nya udah bener semua. Kenapa ya pak??

  20. gtoms Post author

    Bayu : kalau eror itu yg muncul,harus cek IP dan port baik2.

    Bisa juga ada koneksi yg masih gantung dari pc anda ke server DNAS ditambah koneksi sebelumnya belum selesai disconnect sempurna, jadi harus coba juga DNAS nya di restart dari sisi server.

  21. kocenk

    weh² mantaaf artikelnya tapi ada yg kurang boos itu posisi server broadcase khan ada di sisi client bukan di tempatkan di isp nya khan jadi semisal topologinya :
    internet >>> modem adsl >>> hub >>> server + pc client gimana…?, ok dalam topologi itu sudah siap siaran dan bisa di denger dari luar <<< maksudnya internet tetapi gimana klu mau siaran langsung dari luar jadi si dj bisa siaran dari luar studio nah pertanyaaanya buat donk artikel yg membahas tentang nat port dan iptables -A PREROUTING biar kagak siaran dalam studio duank tapi buat rekan² yg kagak punya server sendiri bisa tuh coba pakek http://www.listen2myradio.com/

  22. IndRa Gunawan

    bos.. saya uda coba install shoutcast server nya di hosting web,,
    trus tanpa sengaja folder file shoutcast nya terhapus

    trus yang ingin saya tanyakan bagaimana cara meng uninstall shoutcast server pada hosting web tsb..

    trims..

  23. siswoutomo

    yach aku baru saja nyetel radio pakai internetku, terus aku coba browsing gimana caranya membuat radio online, ternyata mampir kesini. Terima kasih mas Henry infonya, dan ingin coba buat. Terus aku minta idzin donload artikelnya, untuk websiteku, biar nanti yang ingin tahu bisa langsung kunjungi Henryblogultom

  24. Gin

    Setelah saya nano sc_serv.conf kok muncul tullisannya gini ya mas….

    SHOUTcast Distributed Network Audio Server configuration file
    ; Copyright© 1998-2004 Nullsoft, Inc.
    ; All Rights Reserved.
    ; Last modified Mar 17 2004

    ; If you want to manage multiple configurations, just copy
    ; this file to another name, and run sc_serv with that name
    ; such as:
    ; sc_serv.exe sc_leet.conf

    ; ***************************
    ; Required stuff
    ; ***************************

    ; MaxUser. The maximum number of simultaneous listeners allowed.
    ; Compute a reasonable value for your available upstream bandwidth (i.e. if
    ; you have 256kbps upload DSL, and want to broadcast at 24kbps, you would
    ; choose 256kbps/24kbps=10 maximum listeners.) Setting this value higher
    ; only wastes RAM and screws up your broadcast when more people connect

    gimana mas??

  25. Henry Gultom

    @Gin,

    file sc_serv.conf itu berisi juga short manual untuk konfigurasi , jadi harus dibaca dan dipahami maksudnya dan tinggal disesuaikan isinya…

  26. riko

    ” Password : masukkan password yang kita masukkan pada file sc_serv.conf sebelumnya. Jadi konfigurasi disini sama dengan konfigurasi yang kita edit pada file sc_serv.conf ”

    Ngak Ngerti tuh mas..? sc_serv.conf tu yang mana ya…? rasanya saya tidak pernah melakukan konfigurasi..?
    Jadi passoword nya bagaimana cara mendapatkannya..?

  27. Henry Gultom

    @Riko,
    kalau anda tidak mengedit sc_serv.conf berarti anda pakai password defaultnya yang sudah tertulis didalam file itu, baca baik-baik setiap baris didalam file tersebut pasti ada baris password…

    kalau baca artikel ini jgn sepotong2, baca menyeluruh biar ngerti benar. kalau mau mencoba jgn langsung dipraktekkan kalau anda tidak mengerti….sekali lagi biasakan membaca dan pahami setiap apa yg ingin anda coba…

  28. sahdan

    mas mu nanya kala untuk dipasang di blog sendiri radio streamingnya soalnya kita punya radio komunitas nih, kaya gimana mohon bimbingannya mas. trims

  29. amry

    asskum pak gtoms.. sya sangat tertarik sekali dengan aplikasi ini, kira2 bisa dikirim ke email saya nda pak tentang tutorial yg detailnya.. kalo boleh mau saya jadikan Tugas Akhir.. trimakasih banyak..

  30. Odie

    Saya udah bikin radio streaming,,udah jaln..tapi delaynya sampe 2 menit..sya setting encoder di 32kbps, 22.050Khz,mono..gmna caranya untuk mengurangi delay tsb?berapa settingan yg ideal spya delaynya kecil? trus utk encoder typenya sya setting MP3 Encoder,,apa bedanya antara MP3 Encoder dg ACC+Encoder?yg bagus yg mana?..itu pertanyaan sya,,kalau bisa bls juga via email, alamtnya flash.fasto@gmail.com,,trmkasih sblumnya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.