Proses berangkat untuk bekerja di Luar Negeri

| Posted in Daily life

Saat ini sudah banyak tenaga kerja IT (teknologi informasi) dari Indonesia yang bekerja di luar negeri.  Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya Cara mendapatkan pekerjaan IT di luar negeri.  Sebelum berangkat bekerja ke luar negeri, kita melewati proses seleksi dan interview yang bisa mencapai 1 bulan atau lebih, dari permintaan CV, interview via phone jika tidak ada perwakilan di Jakarta, jika direct hire(tanpa agent)  interview bisa dilakukan usernya langsung dan terakhir Human Resources Department (HRD). Jika melalui Agency biasanya, pihak agency melakukan pendekatan ke kita dan kemudian jika diterima di introduce ke clientnya.

Setelah melewati seleksi interview dengan user(head/manager) langsung, dan kita punya kualifikasi untuk lolos maka  selanjutnya pihak HRD akan interview termasuk menanyakan salary yang diinginkan dan kemudian jika mereka setuju akan diberikan document kontrak via email,  jika mereka ingin menegoisasi salary yang kita inginkan akan ada komunikasi selanjutnya sampai dicapai kesepakatan. Kontrak berisi benefit, perjanjian dan kesepakatan-kesepakatan yang terjadi dengan perusahaan.  Kontrak baiknya dibaca sebaik-baiknya jangan sampai ada sesuatu yang merugikan dan patut ditanyakan ke employer jika tidak mengerti.  Jika semua sudah cocok dengan keinginan kita, selanjutnya kita tandatangani dan scan kontrak, selanjutnya kita email ke employer, jangan lupa meminta scan kontrak kembali dengan tanda tangan dari HR Manager yang menandakan kita resmi diterima di perusahaan tersebut. Jangan sampai anda belum terima dokumen kontrak yang ditandatangani HRD Manager, anda sudah putuskan resign saat anda masih bekerja. Karena kekuatan hukumnya anda menerima dokumen kontrak berdasarkan tandatangan anda dan pihak perusahaan yang diwakilin oleh HRD manager.

Selanjutnya adalah jika kita masih bekerja setelah dokument yang ditandatangani pihak employer kita dapatkan, segera resign dengan mengikuti aturan 1 bulan pemberitahuan sebelum resign.  Saat proses ini pasti wajar ada ketakutan atau keraguan, makanya anda harus pastikan perusahaan yang membutuhkan skill anda sudah anda ketahui dan benar-benar eksis di negara tujuan dan sudah terkenal.  Banyak cara mengetahuinya baik melalui bantuan KBRI di negara tujuan atau anda search mendalam di Google. Untuk menjaga komunikasi dengan pihak Employer berikan scan copy surat resign kita ke pihak employer di luar negeri, agar dia mengetahui bahwa kita sudah siap untuk bekerja di perusahaan mereka, sesuai deadline. Oh iya jika sudah resmi diterima biasanya ada negosiasi timetable antara kita dan Employer untuk memproses surat-surat keberangkatan dan termasuk one month notice saat resign. Biasanya pihak Employer akan memberikan beberapa dokument penting menyangkut perjalanan, expatriate benefit atau proses untuk membawa kita ke negara tempat perusahaan  berada. Employer juga akan meminta Passport copy kita untuk memastikan kita bisa berpergian keluar negeri. Kemudian surat-surat resmi yang diberikan kita gunakan untuk mengurus Visa di Embassy di Jakarta dimana negara tujuan kita bekerja. Setelah Visa keluar kita periksa baik-baik di passport agar tidak ada kesalahan tulis atau lainnya. Setelah Visa dapat kita berikan copynya ke Employer agar mereka bisa memproses tahapan selanjutnya memberikan tiket. Disini ada proses saling percaya antara keduanya, dan kita sebagai tenaga kerja jangan sekali-kali membatalkan proses ini jika kita tidak akan di blacklist atau tuntutan semacamnya. Jadi pikirkan matang-matang jika kita siap bekerja dan mau bekerja di luar negeri. Biasanya tanggal keberangkatan akan dibicarakan dan sesuai keinginan kita, mana tau setelah resign kita masih harus mempersiapkan lain-lain atau bertemu family.

Seminggu sebelum berangkat sebaiknya kita harus sudah siap, Passport, Visa, Tiket (itinery ticket), dokument penting yang harus dibawa. Pada negara tujuan tertentu biasanya kita harus mendapat vaksin atau suntikan dahulu sebelum berangkat seperti Yellow Fever, Menangtitis, dsb. Bawa pakaian untuk kerja,casual,dan sebagainya, gunakan hard case untuk tas yang masuk bagasi pesawat dengan kunci international tentu lebih baik. Pelajari  kultur negara tujuan dahulu, proses imigrasi dan sebagainya, agar kita tidak kikuk saat menjalani proses keberangkatan. Bawa obat seperlunya jika mengalami sakit-sakit yang sering kita derita. Pastikan kondisi fisik baik saat berangkat. Jika perjalanan jauh siapkan uang dalam bentuk dollar secukupnya. Biasanya jika sudah sampai di negara tujuan, perusahaan akan memberikan uang dengan mata uang lokal untuk kita pergunakan, sebelum proses pembuatan account bank kita disana. Saat berangkat usahakan kita tidak bengong, tetap tenang, siapkan kontak-kontak penting dan aktifkan roaming international di handphone kita sehingga dapat dipergunakan dalam proses perjalanan. Semua dokumen penting dan barang penting masukkan dalam tas ransel yang tidak kita masukkan ke bagasi pesawat. Setelah sampai di negara tujuan sesuai petunjuk perusahaan tersebut akan ada pihak protokoler dari mereka yang membawa kita mengurus imigrasi  dan mengantar sampai mobil dan driver yang akan mengantar ke Flat tempat kita menginap.  Saya tidak mengalami kesulitan saat tiba di bandara karena bagian protokoler imigrasi perusahaan yang mengurus semuanya, saya hanya menyerahkan dokumen jika diminta guide saya ini, dan menjawab beberapa pertanyaan.  Saya punya cukup waktu istirahat walau masih jetlag.  Satu flat saya terdapat 3 kamar dan 2 kamar sudah berisi expatriate dari United Kingdom dan China.  Bule dari UK bagian Field Operation, yang dari China Network Engineer, dan saya System Engineer.  Keesokan harinya saya berangkat ke kantor jam 8 pagi dengan mobil mini bus kantor bersama 2 teman flat saya.  Hari pertama di kantor biasanya kita akan bertemu langsung Human Resources dan menyerahkan beberapa dokumen sampai mengisi aplikasi tertulis dan sebagainya lalu dikenalkan ke seluruh karyawan, dan setelahnya kita akan bertemu Head Department sesuai jabatan yang kita terima. Biasanya seminggu pertama adaptasi dan belum terlalu banyak pekerjaan, setelahnya mulai ada project(task) dan semacamnya yang menjadi penilaian kita disana. Jika anda mempunyai skill bagus dan yakin so….jangan takut bekerja di luar negeri.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Benefits bekerja di luar negeriCara mendapatkan pekerjaan IT di luar negeri

Comments (4)

Artikel yang menarik..
Makasih infonya..
Terus berkarya…:)

Tergantung level dan kelas perusahaan juga ya pak Gultom. Saya mah ingetnya gak ada yg jemput2. Hehe

Bagus banget pak infonya, saya jadi tertarik juga. Oya ada email atau facebook utk konsultasi jika tidak keberatan. Trima kasih sebelumnya :)

Sangat inspiratif mas… satu hari nanti saya akan menuliskan cerita yang sama seperti mas.

Write a comment