Instalasi OpenERP 6.0.3 pada Linux Ubuntu 10.4

| Posted in Daily life, Linux Server, Nigeria, Project

Instalasi dilakukan pada server Supermicro Blade, sistem operasi Ubuntu Linux dan aplikasi OpenEERP 6.0.3

root@netproject:/home/gtoms# uname -rvmo
2.6.32-33-generic-pae #70-Ubuntu SMP Thu Jul 7 22:51:12 UTC 2011 i686 GNU/Linux

gtoms@netproject:~$ sudo su
[sudo] password for gtoms:

root@netproject:/home/gtoms# nano /etc/sudoers

root@netproject:/home/gtoms# uname -rvmo
2.6.32-33-generic-pae #70-Ubuntu SMP Thu Jul 7 22:51:12 UTC 2011 i686 GNU/Linux
root@netproject:/home/gtoms# wget c https://github.com/gainroot/OpenERPInstall/blob/newdev/openERP/server.sh—2011-10-23 09:21:40—  https://github.com/gainroot/OpenERP-Install/blob/newdev/openERP/server.sh
Resolving github.com… 207.97.227.239
Connecting to github.com|207.97.227.239|:443… connected.
HTTP request sent, awaiting response… 200 OK
Length: 42214 (41K)

Read the rest of this entry »

Server Farm Monitoring using Nagios

| Posted in Linux Server, Monitoring, Nagios, Project

Setiap hari di kantor saya selalu berhadapan dengan server Operational Support Systems (OSS) and Business Support Systems (BSS). Server farm ini berada didalam Data Centre dengan jumlah 16 server Solaris 10, 20 server Linux(Red Hat Enterprise Linux 5 & Debian 6), 5 server Windows Server 2003. Untuk memudahkan memonitoring semua perangkat server tersebut salah satunya dengan Nagios.  Kali ini saya akan berbagi ilmu untuk setup nagios dan memonitor server Windows, Linux, Solaris. Kedepan saya akan tulis juga untuk Cacti, Splunk+Syslog-ng

Server utama Nagios menggunakan SunFire X4170 yang akan memonitor server farm yaitu  server Solaris menggunakan Sun Sparc T5220,M4000,M3000, Linux menggunakan SunFireX4170, Windows menggunakan HP Proliant DL 380.

Tahapan setup Nagios Server :

1. Install sistem operasi Red Hat enterprise Linux 5

2. Install gcc compiler 4.3.6, Apache Server 2, Open SSL 0.9.7, GD development package, OpenSSH 3.6

3.Install dan configure Nagios, NRPE,Check Log File Plugin,dsb.

Berikut prosesnya :

Read the rest of this entry »

proyek setup linux di Ambon

| Posted in Daily life, Linux Server, Project

Awal Desember lalu aku menyelesaikan pekerjaan setup linux di Badan Usaha Milik Negara (Persero) di kota Ambon. Aku dibawa sebuah vendor dari Jakarta dan bertugas mendesign ulang jaringan LAN dan WAN serta mensetup ulang jaringan internet, email, dan interkoneksi ke kantor cabangnya di Ternate dan Tual. Untuk setup jaringan pekerjaan fisik dilakukan vendor ini dengan draft gambar dari aku, dan untuk pekerjaan setupnya aku kerjakan sendiri, cukup kompleks dan banyak dan thanks God semua bisa aku selesaikan.  Di  kota Ambon kantor wilayahnya sudah running hasil sentuhan tanganku dan tahun depan vendor akan ajak aku lagi untuk turun ke Ternate dan Tual. Pekerjaan ini adalah sidejob, jadi aku sedikit bernegosiasi dengan kantor tempatku bekerja agar bisa ke Ambon.

Setelah survei tahap I saat aku turun bersama vendor bulan lalu, aku sudah mempunyai blue print apa yang harus dikerjakan disana. Dan awal desember lalu aku turun kesana kembali untuk merealisasikan konsep yang telah kubuat.

Beberapa short pekerjaan yang kulakukan :

– Setup Router Cisco & Mikrotik untuk Internet sharing, Load Balancing(3 ISP), Bandwidth Management – Setup Proxy Server Squid dengan content security filtering(QuintoLabs), Time based access. – Setup Mailserver Zimbra master dan backup server secara fisik, auto backup. – Setup DNS, Webserver, Fileserver dan FTP Server. – Setup Monitoring tools : Cacti, Freeping, Lightsquid, NTOP, Nagios, WhatsUP. – Training

Selama pekerjaan ini aku menikmati, dari hotel ke kantor wilayahnya, makan ikan segar2, melihat pemandangan indah Ambon….hehehe

henry@gultom.or.id

proyek linux di perusahaan medical

| Posted in Daily life, Linux Server, Project, Squid, Zimbra

Akhir November ini aku menyelesaikan pekerjaan sidejob di perusahaan medical disposable devices di daerah Jakarta Pusat.  Pekerjaan ini implementasi  sistem operasi linux sebagai pengganti server-server Windows mereka yang menurut pihak IT nya terlalu banyak cost dan rentan virus dan trouble.

Sistem operasi Linux yang diimplementasikan adalah :

1. Router & Internet sharing, Bandwidth Management(HTB+Squid)

2. Proxy Server Squid dengan content security filtering(QuintoLabs), Time based
access.

3. Mailserver Zimbra master dan backup server secara fisik.

4. Monitoring tools : Cacti, Freeping, Lightsquid, NTOP,Nagios.

Read the rest of this entry »

pekerjaan linux ke ambon

| Posted in Daily life, Linux Server, Project

Akhir Oktober 2010 lalu saya ditawarin short job ke Ambon untuk riset dan menganalisa kondisi sistem jaringan network dan internet sebuah Badan Usaha Milik Negara tepatnya Persero.  Perusahaan yang mengajak saya ke Ambon ini merupakan perusahaan konsultan swasta di Jakarta dan sering kerjasama dengan pemerintah.  Saya deal dengan Project Manager dan jadwal berangkat melalui telepon.  Pekerjaannya Riset dan Analisa serta membantu menyiapkan TOR (Term Of Reference).  Sesampai di Ambon Senin pagi, check in hotel  istirahat dan kemudian langsung ke kantor wilayah(kanwil) Persero ini yang jaraknya dekat dengan hotel tempat saya menginap.  Sesampai disana saya dan project manager meeting dengan pejabat dan IT staff  disana yang intinya meminta kita melihat secara langsung kondisi IT pada kanwil dan kancab perusahaan ini. Salah satu pejabatnya mengerti  IT juga dan banyak meminta seperti ini itu macam-macam keinginannya akan perbaikan IT kedepan di wilayahnya.

Read the rest of this entry »

Installation Digium TE121BF, Asterisk, Dahdi, Libpri, Xen(domU)

| Posted in Asterisk, Daily life, Linux Server, Project

Tujuan instalasi ini adalah membuat PBX berbasis software dengan Asterisk dan Digium Digital Telephony Card, untuk disambungkan ke perangkat Telkom E1 ISDN PRA.  Hasil akhir instalasi ini digunakan untuk call centre dan help desk sebuah perusahaan customer services  di  Tangerang.

Kebutuhannya :
1. Server dengan OS Linux menggunakan distro Centos 5.5 berjalan dalam model Virtual server menggunakan Xen Server(dom0).
2. Server Asterisk dan perangkat Digium Digital Telephony Card berjalan dalam Centos 5.5 Xen(domU.)
3. Digium Digital Telephony Card menggunakan Digium TE121BF dengan fasilitas utama T1/E1/J1/PRI PCI-Express x1 card and hardware echo cancellation
4. Perangkat dan instalasi Telkom E1 ISDN PRA
5. Helpdesk menggunakan softphone dan Cisco SPA 502G 1-Line IP Phone

Untuk point 1,2,3, dan testing di 5 dikerjakan oleh saya, dan point 4 dikerjakan oleh pihak Telkom.

Point 1 servernya sudah berjalan dan berisi DNS,Email,Webserver,Proxy,Database,Fileserver semua berjalan dalam model virtual server, untuk keperluan instalasi ini diperlukan domU baru dan tantangannya menempatkan Digium TE121BF hanya di domU, jadi tidak di dom0, istilahnya dalam Xen adalah pciback.

Digium TE121BF PCIexpress card dibeli melalui Digium distributor di Malaysia sekitar US$800, Layanan Telkom E1 ISDN PRA untuk sambungan baru ke kantor perusahaan ini kena biaya pasang sekitar Rp 10 juta, Cisco SPA 502G sekitar US$106, yang lainnya free memakai software opensource OS Linux.

Okay selesai bicara teori dan sekarang praktek dan saya mau bagi ilmunya melalui dokumenasi yang sempat saya buatkan.

Read the rest of this entry »

Install DNS,DHCP,Webserver,Proxy,FTP,DDOS protection,IDS

| Posted in DNS, Linux Server, Project, Security, Squid

Kelebihan OS Linux adalah dapat menempatkan beberapa services runing bersamaan dalam satu server. Tujuan membuat satu server linux berisi DNS, DHCP, Webserver, Proxy, FTP, IDS, DDOS protection, MRTG, Webmin adalah :

- Distro Centos 5.5 sebagai sistem operasi Linux yang free dan mudah diinstall.


- DNS menggunakan BIND ISC untuk nameserver(primary DNS) domain perusahaan ini. Primary DNS disini menghandle NS,MX,Web perusahaan. Untuk settingan MX di pointing ke server mail server perusahaan ini beda mesin menggunakan Zimbra.


- DHCP menggunakan DHCP dari ISC berfungsi untuk pemberian intenet address ototmatis ke seluruh komputer karyawan di perusahaan ini yang sudah tersambung dalam jaringan local area network(LAN)


- Webserver mengunakan Apache, berfungsi sebagai tempat file-file website domain perusahaan yang dapat diakses menggunakan www atau http, Apache juga dapat diset untuk meng host domain-domain lain yang dimiliki perusahaan ini.


- Proxy menggunakan SQUID sebagai cache proxy gateway akses browsing semua komputer karyawan. Untuk access filtering digunakan SQUIDGUARD dan Shalla’s Blacklists


- IDS sebagai security intrusion detection dalam hal ini menggunakan The Advanced Intrusion Detection Environment (AIDE)


- DDOS protection untuk menghadapin serangan baik dari incoming dan outgoing. Untuk ini digunakan APF, BFD, mod_dosevasive, dan mod_security.


- FTP menggunakan VSFTP yang berfungsi sebagai file transfer ke webserver prusahaan jika untuk mengupdate website perusahaan.


- MRTG menggunakan mrtg untuk visual monitoring bandiwdth management baik pada server ini, server lain,dan router. Data dari mrtg bisa di capture dan diberikan ke ISP jika didapat kapasitas Bandwidth yang disewa jauh dibawah rata-rata.


Cukup bicara teori, sekarang dilanjutkan ke instalasi dan konfigurasi, yang dalam artikel ini sistem operasi Linux  distro Centos 5.5 sudah diinstall minimalis.

[root@ns1 gtoms]# uname -a
Linux ns1.xyz.co.id 2.6.18-194.11.1.el5 #1 SMP Tue Aug 10 19:09:06 EDT 2010 i686 i686 i386 GNU/Linux

[root@ns1 gtoms]# cat /etc/redhat-release
CentOS release 5.5 (Final)

Read the rest of this entry »

Installing Lotus Domino Server 8.5

| Posted in Linux Server, Lotus Domino Server, Project

Untuk urusan messaging, collaboration,calendar, scheduling, dan applications, IBM masih mempunyai Lotus Domino. Produk mailservernya IBM ini masih bersaing ketat dengan Microsoft Exchange. Tapi bagi saya IBM Lotus Domino Server dan Microsoft Exchange Server sangat disukai oleh perusahaan yang memiliki bujet IT besar.

Okay kali ini saya dokumentasikan instalasi Lotus Domino Server 8.5 pada platform OS Linux distro Centos 5.5(Final). Loh kok Linux ? Kata Project Managernya lebih murah daripada pakai platform Windows Server, jadi dalam implementasi ini tidak perlu membeli lisensi untuk sistem operasi servernya, dan tetap untuk Lotus Dominonya harus beli.

Tahapannya :

- Install sistem operasi Linux distro Centos 5.5(Final)


- Setting dan install required Linux packages untuk Domino 8.5


- Copy file setup dari Domino 8.5 CD yaitu Domino85Linux.tar ke server.


- Instalasi Lotus Domino 8.5 Server ke OS Linux distro Centos 5.5


Berikut proses instalasi yang sempat saya dokumentasikan.

Read the rest of this entry »

Setting D-LINK DNS-323

| Posted in Network Attached Storage, Project

D-LINK DNS-323 merupakan Network Attached Storage (NAS) devices yang berguna untuk membackup files/data darimana saja.  Memiliki 10/100/1000 Gigabit Ethernet Port dan dua 3.5” SATA HDD Bay.  Harga juga terjangkau dibawah 2 juta. Sewaktu membeli NAS ini belum termasuk  hard disk. Jadi untuk keperluan backup data server saya membeli  2 harddisk masing-masing dengan kapasitas 2 TB(Terabyte). Yang saya suka NAS ini sudah memiliki sistem operasi Linux version 2.6.12.6-arm1 (tim@SWTEST2) jadi bisa disetting melalui konsol disamping melalui web. Dengan kernal linux tersebut bisa kita tambahkan plugin kedalamnya seperti Lighttpd Web Server, OpenSSH Secure Shell, Mediatomb UPnP Media Server, NTP Network Time Daemon, UNFS3 User-Space NFS Server, NFS-Utils NFS Server (requires kernel support), RSync File Transfer Utility.

Read the rest of this entry »

Instalasi IP Camera untuk rumah,warnet,kantor

| Posted in IP Camera, Linux Server, Project, Security

Manfaat IP Camera dapat memantau toko/kantor/pabrik dari rumah, dan banyak lainnya. Dapat memantau dari jarak jauh, kantor perwakilan-cabang dari pusat secara langsung (dengan remote camera, wireless camera, IP Camera, kamera cctv Internet atau via satelit). Dapat mengawasi rumah (babby sitter/pembantu dll) selagi anda bekerja di kantor, mengawasi pegawai, murid sekolah, dll.

Instalasi IP Camera kali ini untuk memantau sebuah usaha warung internet, dimana pemiliknya membeli sebuah ip camera dan ditempatkan di tempat usahanya dan dapat memantau perkembangan usahanya dari luar melalui internet.  Usahanya terdiri dari warnet, fotocopy, wartel.  Topology jaringannya secara singkat sbb :

ip camera———->switch———>server proxy——->modem ADSL Speedy———>internet<-----pemilik usaha

Langganan internetnya menggunakan Speedy Biz 3 MB jadi sudah memiliki IP Static di modemnya yang tidak berubah-rubah. Untuk proses instalasinya :

1. Pasang IP Camera disalah satu sudut yang strategis di tempat usahanya


2. Hubungkan ip camera ke switch(hub) menggunakan cable LAN, Setting IP dan port pada IP Camera device dalam hal ini diberikan IP Privat(local)


3. Forward Port ip camera dari modem ADSL Speedy ke server Proxy, kemudian dari server proxy forward port ip camera ke IP device IP Camera.


4. Si pemilik Usaha akan dapat mengakses IP Camera melalui IP Static(Public) ADSL Speedy dengan port IP Camera.


Berikut instalasinya yang sempat saya dokumentasikan dengan text dan capture gambar :

Read the rest of this entry »

Membuat mailserver kantor dengan zimbra dan internet speedy

| Posted in Linux Server, Project, Zimbra

Case studies ini pada perusahaan menengah dengan jumlah karyawan 25 orang dan berkeinginan memiliki sendiri mailserver pada kantor mereka. Ada banyak sisi positif jika menempatkan mailserver pada kantor sendiri daripada meng host di tempat lain. Untuk urusan keperluan IT kantor ini sudah memiliki komputer desktop dan server proxy,printer,internet. Semua sudah tersambung dalam jaringan Local Area Network, tinggal mailserver yang akan di setup disana. Internet memakai Telkom Speedy tersambung dengan Proxy server dimana proses access filtering sangat ketat, salah satunya hanya membolehkan membuka email kantor, email pribadi dan gratisan tidak diperkenankan. Direkturnya yang juga melek IT meminta saya membuat mailserver pakai Zimbra dengan topology existing yang sudah ada. Dia tanya perlu apa saja untuk keperluan diatas ? Saya jawab saya minta 1 unit komputer dan akses ke modem,server proxy dan domain manager perusahaannya. Setelah dipenuhi semuanya dia minta setengah hari harus jadi. Kondisi pada perusahaan ini untuk memiliki mailserver adalah tidak memiliki ip public (static) dikarenakan memakai layanan internet Speedy dengan IP Dynamic(berubah-rubah). Hal ini tidak menjadi kendala dan bisa diatasin dengan menggunakan fasilitas free dari Zoneedit.com yang dapat mengupdate domain perusahaan agar selalu mengarah ke ip dynamic Internet Speedy. Jadi Zimbra diset tanpa ip public dan melakukan MTA Relay ke SMTP Telkom(smtp.telkom.net). Step by step secara lengkap akan saya jabarkan di artikel ini sbb :

  1. Registrasi domain kantor ini ke zoneedit.com sebagai Managed DNS Service dan support Dynamic DNS. Jadi bisa mengupdate IP Speedy yang berubah-rubah. Add MX untuk domain perusahaan dan IP Address(A). Semua dilakukan pada control panel Zoneedit setelah kita berhasil registrasi.

  2. Mengganti nameserver domain perusahaan ini ke nameserver Zoneedit yang diberikan saat registrasi sebelumnya. Ini harus masuk ke domain manager perusahaan ini dimana diregister pertama kali.

  3. Re-setting Modem Speedy Sanex ADSL-SA 5100 untuk option Virtual Server dan DMZ diarahkan ke server proxy.

  4. Download dan Install Dynamic dns clients yang disupport oleh zoneedit .

  5. Menambah forwarding IP dan Port Policy pada server proxy ke server zimbra. Dalam hal ini port yang yang harus diforward ke IP Zimbra adalah Postfix 25,HTTP 80,POP3 110,IMAP 143,LDAP 389,HTTPS 443,Tomcat IMAP SSL 993,Tomcat POP SSL 995,Tomcat LMTP 7025,7306,7307

  6. Install Sistem operasi Linux dan Deploy Zimbra Open Source Edition ke server mailserver.

  7. Testing kirim dan terima email mengunakan webmail dan mail client.

Okay sekarang saatnya melihat proses instalasi dan konfigurasi berupa text dan capture gambar yang sempat saya dokumentasikan :

Read the rest of this entry »

Server Management & Source Control dengan Puppet

| Posted in Linux Server, Project, Puppet

Seminggu lalu aku mulai menekuni Puppet, dan ingin menjadi Puppet Master. Puppet adalah pahlawan bagi system admin, friendly tools, and my best friend. Puppet merupakan software open source yang dapat berjalan pada cross platform baik unix,linux,windows,mac,sun solaris. Puppet merupakan open source data center automation and configuration management framework. Jika saya mempunyai ratusan server di data centre atau ratusan pc desktop, kita cukup mengontrol semuanya dengan puppet. Anda bisa mengatur perubahan system,konfigurasi,troubleshoot,maintain,deploy dari satu titik menggunakan puppet. Puppet digunakan juga oleh Twiter, Sun Microsystems, Google Office,dsb.  Pada Sun Microsystems mereka menggunakan puppet untuk 650 Sun servers di seluruh U.S. data centers yaitu Menlo Park, CA, San Francisco, CA dan Las Vegas, NV.  dan bertanggung jawab juga untuk konfigurasi  software dan operating system server termasuk Internet domains pada sun.com, java.com, mysql.com, openoffice.org

Saya memakai puppet untuk konfigurasi beberapa server di data centre IIX, dan sebelum ke server produksi saya habiskan berjam-jam untuk mencoba pada test server saya. Berikut instalasi dan konfigurasi basic saya dalam memulai berkenalan dengan puppet :

Test Server :

Fedora 13 : puppet-master.gtoms.lab (192.168.1.75)
Ubuntu 10.4 : puppet-client.gtoms.lab (192.168.1.71)

INSTALL PUPPET MASTER :

[root@gtoms gtoms]# uname -a
Linux gtoms.lab 2.6.33.5-124.fc13.i686 #1 SMP Fri Jun 11 09:48:40 UTC 2010 i686 i686 i386 GNU/Linux

127.0.0.1       gtoms.lab       localhost.localdomain   localhost
192.168.1.75    puppet-master.gtoms.lab  puppet-master
192.168.1.75    puppet.gtoms.lab  puppet
::1             localhost6.localdomain6 localhost6

Read the rest of this entry »

Linux APC UPS with apcupsd

| Posted in Linux Server, Project

Saya punya APC Back-UPS CS 650 digunakan pada salah satu server virtual untuk kebutuhan sehari-hari.  Sebagai tools power management dan controlling UPS saya menggunakan apcupsd APC UPS software yang bisa diinstall pada OS Linux distro Centos 5.4, dengan apcupsd saya dapat mengetahui masalah seperti power failure,battery dan sebagainya.

Berikut proses instalasi dan konfigurasi apcupsd pada OS Linux distro Centos 5.4 :

yum install apcups*

vi /etc/apcupsd/apcupsd.conf
UPSCABLE usb
UPSTYPE usb
DEVICE
LOCKFILE /var/lock
SCRIPTDIR /etc/apcupsd
PWRFAILDIR /etc/apcupsd

Read the rest of this entry »

Setup Enterprise Security Client, ACR38 SmartCard Reader, Starcoss SPK2.3

| Posted in Certificate Authority, Linux Server, PKI, Project, Security, Smart Card

Enterprise Security Client (ESC) adalah user interface untuk dapat memformat dan memanage smart cards. Bagian ini merupakan bagian front end untuk user dalam sebuah lingkup pekerjaan Certificate System, yang dalam hal ini saya menggunakan Dogtag Certificate System. ESC dapat digunakan pada smart Card yang sudah mendukung Javacard 2.1 / Global Platform 2.0.1 compliant. Saya masih menunggu kiriman Java Card dari India dan Eropa, yaitu SmartCafeExpert 3.2 dan JCOP 31 V 2.2, saat ini masih menggunakan card Starcoss SPK2.3 produksi Jerman.

Untuk membaca smart cards diperlukan reader dalam hal ini menggunakan ACR38 SmartCard Reader USB yang dapat diinstall pada OS Windows dan OS Linux. Kali ini saya coba pada distro Fedora 13 (Codename: Goddard)

Instalasi ESC,ACR38, pada sistem operasi Linux distro  Fedora 13 :

Read the rest of this entry »

Implementasi Samba4 Active Directory

| Posted in Active Directory, Daily life, Linux Server, Project, Samba

Implementasi ini merupakan kelanjutan proyek di sebuah perusahaan Finance di Jakarta, dimana Server Windows 2003 Active Directory digantikan dengan Server berbasis Linux dengan Samba 4 Active Directory. Implementasi ini disalah satu kantor cabang mereka bersama 3 orang IT Staff nya.  Contact me : henry@gultom.or.id

Setup Samba4 Active Directory/Domain ControllerTraining migrasi server windows ke server linux