project setup linux di sulawesi

| Posted in Daily life, Linux Server, Project

DSC01031

Linux sebagai server sudah semakin populer di Indonesia.  Setelah merambah Kalimantan melalui project lalu, kali ini hasil setup/instalasi linux ku sudah sampai ke Sulawesi. Project ini untuk sebuah perusahaan tambang.

Pekerjaan adalah mensetup linux untuk proxy cache server, mail server, fileserver. Semuanya menggunakan sistem operasi Linux. Servernya menggunakan IBM System x3200 M2. Instalasi dan konfigurasi server ini dilakukan di kantor perusahaan tambang nikel ini di Jakarta. Dan finishing setup menggunakan sistem remote setelah server ini dibawa ke kantornya di Sulteng.

DSC01029 DSC01041

ngadmin warnet

| Posted in Daily life, Linux Server, Load Balancing, Project

Warnet Kencana Putra DSC01069

Aku baru ingat punya kerjaan sampingan ngurus warnet(warung internet).  Disamping warung internet dilengkapi juga warung telepon dan fotocopy.

Aku diberitahu operatornya bahwa ada penambahan komputer baru dan beberapa komputer sering hang. Sementara server router load balancing ke 2 ADSL ke TelkomSpeedy dan billing tidak bermasalah. Untuk ini aku luangkan waktu pulang kerja menyelesaikan pekerjaan disana. Tahapan yang kulakukan Maintenance komputer lama, setting komputer baru agar bisa internetan dan masuk ke billing, dan terakhir tunning server router.

Untuk komputer client yang digunakan user setelah diinstall sistem operasi dan software-software pendukung ke internet dan office perlu ditambahkan tools seperti Deep Freeze Workstation Enterprise Edition, yang sangat baik menjaga kondisi instalasi di harddisk tetap aman. Untuk server dilakukan proses tunning/upgrade software router dan capturing grafik pemakaian internet sejalan dengan penambahan komputer baru, sehingga diketahui bandwidth internet yang ada apakah masih mencukupi atau tidak. Hasil ini tentu aku tunjukkan ke ownernya agar paham jika diperlukan tindakan upgrading bandwidth internet kedepan.

Jadi ingat saat masih kuliah dulu juga ngadmin warnet di Jogja dan Pekalongan. Semoga maju terus bisnis perwarnetan di Indonesia.

freelance ke luar negeri

| Posted in Daily life, Project

Teman lama sewaktu kuliah di Universitas Gadjah Mada dulu menanyakan, bagaimana caranya mencari job ringan di luar negeri tanpa harus ke luar negeri ? Job ringan ini maksudnya hal-hal yang berhubungan dengan dunia Teknologi Informasi seperti Linux, Windows, Cisco, Internet dan sebagainya.

Saya ceritakan berdasarkan pengalaman saya mencari sendiri job2 ringan yang berhubungan dengan Linux di luar negeri. Caranya mudah tanpa harus kesana atau ikut test interview dsb. Ada 2 yang penting untuk mewujudkan itu.

1. Bisa Bahasa Inggris, gak perlu jago2 amat juga bisa yang penting bisa conversation dan writing. Dan juga kuasai Vocab bahasa Inggris yang berhubungan dengan komputer dan IT.

2. Punya akses internet pribadi dengan tools putty jika pakai Windows dan konsol/terminal jika pakai Linux.

Nah untuk yang nomer 1 gak usah dibahas. Untuk nomer 2 sedikit saya ceritakan rentetan prosesnya. Akses internet pribadi digunakan untuk memulai mempromosikan diri Anda. Ada 2 cara yang saya temukan sehingga dapat job ringan Linux di di USA dan India.

2a. http://www.getafreelancer.com/

2b. Ikutan Mailing List dan Forum Diskusi dengan topik yang kita kuasai dengan mahir.

Pembahasan 2a.

Daripada buka situs sosial seperti Facebook, Friendster, dsb atau Chattingan gak jelas seharian, lebih baik buka http://www.getafreelancer.com/ Temukan dunia baru bersama ratusan pemain IT se dunia disana. Disamping saingan kita sebagai pemburu project sampingan(temporary) disana juga ada Pemberi project yang memposting berbagai project2 yang siap diperebutkan. Jadi di situs itu ada Service Providers yaitu pencari project dan Project Creator sebagai pemberi Project. Saya sebagai Service Providers. Lebih detailnya silahkan buka situsnya dan daftar dulu disana dan ikuti aturan mainnya.

Pembahasan 2b.

Ikutan Mailing List dan Forum Diskusi dengan topik yang kita kuasai dengan mahir merupakan wajib bagi pekerja IT. Disamping membantu orang kita juga pasti mendapat ilmu. Usahakan ikutan  Mailing List dan Forum Diskusi dalam dan luar negeri. Disini jangan asal menjawab usahakan jawab sesuatu yang benar2 kita bisa. Dan jangan sok jago kalau ilmu masih kampungan…hehehe. Biasanya di Mailing list dan forum selalu ada yang melemparkan project dan kita bisa berkomunikasi melalui japri(jawaban pribadi) ke yang bersangkutan.

Mungkin ini dulu yang bisa saya bagi ke teman lama saya itu, Yang pasti dari 2a dan 2b saya sudah merasakan duduk2 aja bisa dapat dollar. Apalagi rupiah masih gak jelas….hehehehe…

Oh iya satu lagi yang paling penting kepercayaan, untuk itu pergunakan sebaik2 nya kepercayaan yang diberikan misalnya memegang server dengan baik. Hasilnya project yang short akan berubah menjadi kontrak terus menerus dan yang saya salut client saya di India mempercayakan 24 server linuxnya yg dihosting di data centre India dan data centre USA untuk saya remote sebagai admin remote.  Kalau sudah kek gini yah jam tidur berkurang.

Membuat mailserver dengan Merak Mail Server

| Posted in Linux Server, Merak Email Server, Project

Perusahaan di tempat aku menjadi konsultan Linux Engineer di India (IKON Ltd) baru saja membeli software Mail Server dengan produk Windows dan Linux. Software ini adalah Merak Mailserver yang sangat tangguh dan oke punya. Untuk Merak Mailserver versi Windows diinstall oleh staff nya di India. Sementara untuk yang Merak Mailserver versi Linux diserahkan ke saya untuk menginstall di salah satu servernya di Data Centre Calpop. Proses installnya dengan remote dari Jakarta. Server untuk Merak ini merupakan server ke 11 yang aku pegang sebagai Linux konsultannya. Merak mailserver yang dibeli merupakan IceWarp Professional Suite dengan komponen didalamnya Mailserver, WebMail, Anti-Spam Module, Anti-Virus Module, Web Server Module, Migration Tool. Ini software sudah mahal memang canggih dibanding software-software gratisan lainnya dengan Linux Based. Merak tidak hanya software untuk email system tetapi juga untuk business communications platform.

Berikut proses instalasi dan konfigurasi Merak Mailserver versi Linux :

Read the rest of this entry »

Project Mailserver : Linux Based dengan Zimbra Open Source Edition

| Posted in Linux Server, Project, Zimbra

Proyek ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan sebelumnya internet sharing yang sudah selesai. Proyek mailserver di perusahaan Publishing dan Media Marketing Group di daerah Jakarta Selatan ini merupakan upgrade mailserver dari sistem sebelumnya memakai Qmail. Keterbatasan fitur qmail bagi end user menjadi salah satu daya tarik keinginan perusahaan beralih ke Zimbra. Jadi Ownernya yang orang bule menginginkan Zimbra karena dia tertarik dengan Zimbra Desktop yang banyak fiturnya. Mailserver dengan Zimbra memang lagi naik daun baik di dalam dan luar negeri karena sistem mailservernya sangat kompleks dan solusi yang tepat saat ini.  Di luar negeri salah satu server client ku IKON Ltd juga memakai Zimbra yang aku install di salah satu server colocation di ThePlanet.

Secara teknis instalasi dan konfigurasi Zimbra sangatlah mudah dibandingkan dengan sistem mailserver memakai Postfix ataupun Qmail dan juga lebih mudah dibandingkan Microsoft Exchange. Integrasi satu file instalasi yang didalamnya sudah terdapat semua komponen pembentuk zimbra memudahkan seorang admin untuk membuat sebuah mailserver. Tapi kalau belum pernah coba dalam server live dan untuk dipakai yah harus banyak trial dahulu agar memudahkan instalasi dan konfigurasi nantinya.  Angkat topi saya untuk individual developers and contributor Zimbra yang tergabung dalam Yahoo! Inc.

Jika sekedar berhasil menginstall Zimbra saja tapi tidak digunakan dalam sebuah mesin produksi rasanya kurang puas, dalam hal ini menginstall dan mengkonfigurasi Zimbra untuk dipakai perusahaan ini merupakan tantangan dengan rasa tersendiri sebagai kuli IT seperti saya….hehehe

Progress Instalasi ini dilakukan pada server baru mereka, sementara server lama(Qmail) tetap berjalan sebelum di istirahatkan dan nantinya akan dijadikan backup Zimbra secara fisik.

Tahapan Upgrade mailserver ini :
1. Backup Server Mail lama(Qmail), account email semua karyawan
2. Instalasi Server Baru (ZImbra) (sistem operasi Linux Centos 5.2, setting IP , Gateway, DNS, Install Zimbra Open Source Edition, Konfigurasi di Admin Zimbra untuk domain dan pembuatan account-account semua email )
3. Migrasi = Merubah setting DNS pada domain perusahaan ini dengan mempointing IP MX kearah IP mailserver baru (ZImbra)
4. Matikan Server lama (QMail)
5. Hidupkan Server Baru (Zimbra)
6. Trial and Error, dan maintenance.
7. Instalasi dan konfigurasi Server lama (Qmail) menjadi backup Fisik Zimbra dan transfer data dari mesin Zimbra yang sudah running menggunakan rsync.

Untuk detail instalasi dan konfigurasi Zimbra Open Sources Edition pada perusahaan ini, saya sempat dokumentasikan dari konsol putty menggunakan copy paste ke notepad sebagai berikut :

Read the rest of this entry »

Project Internet Sharing, DNS, Webserver : Linux Based dengan Proxy Squid, DHCP, Apache, dan Bind

| Posted in Apache, DNS, Linux Server, Project, Squid

Hari libur Imlek ini kusempatkan menulis tutorial yang pernah saya implementasikan akhir bulan lalu.  Project ini di sebuah perusahaan Publishing dan Media Marketing Group di daerah Jakarta Selatan yang dimiliki orang bule.  Project ini bertahap, dari pergantian sistem internet sharing sampai pergantian sistem mailserver di kantor mereka.

Kali ini saya tulis mengenai Project Internet Sharing mengunakan Linux Based dengan Proxy SquidDHCP, Bandwidth Management. Sistem baru ini saya tawarkan untuk menggantikan sistem lama yang mengunakan router hardware yang menurut IT Staffnya  sering hang dan feature didalamnya sangat terbatas. Dengan sistem baru diharapkan lebih powerful untuk menjembatani IT Staff dengan user. Setelah aku memahami topology jaringan disana lalu aku membuat penawaran. Mereka menerima model penawaran dari internet sharing dan mailserver, setelah cocok dalam harga akhirnya saya mulai pekerjaan ini, perusahaan ini telah membeli server baru untuk menambah kekuatan sistem ini.  Pekerjaan untuk instalasi dan konfigurasi dilakukan secara remote. Sistem operasi menggunakan Linux Centos sudah diinstall default oleh IT nya dan saya tinggal mengkonfigurasi secara remote menggunakan Putty untuk kebutuhan internet sharing ini. IT stafnya juga meminta tambahan agar server ini diisi DNS untuk domain kantor dan Apache sebagai webserver untuk hosting website kantor. Berikut Instalasi dan konfigurasinya :

Read the rest of this entry »

Project Mailserver : Windows 2003, Active Directory, Exchange 2003

| Posted in Project, Windows Server

Awal tahun 2009 dapat proyek membuat mailserver dengan Windows Server dari teman kantor. Temanku langsung menghubungkan aku dengan GM Operation perusahaan yang memerlukan tenaga ku. Proyek nya mepet banget karena GM Operation nya pingin cepat selesai sebelum hari Senin(19Jan) dan aku diberitahu baru Jumat(16 Jan). Setelah mendapat informasi tentang sistem mailserver yang diperlukan disana, aku iyakan aja untuk kesana hari Sabtu(17 Jan).  Sudah biasa menangani kerjaan yang mepet-mepet apalagi urusan IT.

Perusahaan ini memiliki pabrik plastik(houseware well designed) mempunyai 2 site(pabrik di Jakarta dan Semarang) dan 1 main office(Jakarta). Semua nya terhubung dalam satu jaringan Virtual Private Newtwork(VPN) baik di main office dan ke pabrik. Proyek ini adalah membuat mailserver local agar main office dan site bisa berkomunikasi. Mailserver local ini dengan domain berbeda(multi domain) untuk tiap site. Sistem mailserver sebelumnya crash dan IT staff nya yang menangani ini sudah keluar dan baru ada tambahan IT staff baru. Sudah seminggu masalah ini dan GM Operation nya mendapat assigment harus kelar, begitu permohonannya saat aku ke main officenya di daerah Cideng.

Setelah mendapat informasi garis besar sistem sebelumnya, akhirnya aku mulai mensetup baru sistem mailserver local mereka. Sistem mailserver lama yang crash memakai Windows NT dan Exchange 5.5 Sistem baru mereka inginkan memakai :

-Ms Windows Server 2003 R2 Lisensi.

-MS Exchange Server 2003 Lisensi.

Semua cdrom nya lengkap dengan lisensi asli tidak bajakan.  Karena sistem mailserver terintegrasi dengan Active Direktory maka dasarnya pada sistem mailserver lama NT dikenal adanya Primary Domain Controller(PDC / BDC), nah pada Windows Server 2003 istilah itu tidak dikenal lagi dan hanya Domain Controller(DC).

Berikut prosesnya :

Read the rest of this entry »

practice

| Posted in Daily life, Project, Windows Server

Practice (learning method) atau latihan harus dilaksanakan jika ingin mahir terhadap kegiatan yang ingin dikerjakan.

Dalam dunia teknologi informasi(IT) banyak yang gagal karena tidak pernah latihan atau hanya mengandalkan membaca buku atau pernah mencoba atau pernah ingat atau sekedar trial error saat pekerjaan. Hal ini pernah saya alami.

Agar tidak terjadi atau menemukan masalah saya menjadikan latihan menjadi motovasi yang membangkitkan kemampuan terhadapat suatu hal.

Menangani system dengan banyak platform sistem operasi tidak bisa hanya sekedar install saja tetapi menjalankannya melihat bagaimana system tersebut berjalan secara live dengan uji coba hari demi hari.  Dan mohon hal ini tidak dilakukan pada mesin server yang sedang live. Tetapi pakailah server lain yang difungsikan juga secara live.

Untuk latihan saya coba menggunakan server lain yang terkoneksi secara langsung ke dunia internet. Dan sudah 1 minggu ini saya mencoba latihan kembali untuk sistem operasi Windows Server yang hampir tidak pernah saya sentuh selama setahun ini, Karena sistem operasi yang saya geluti dalam pekerjaan adalah Linux. Terakhir saya implementasi Windows Server di Pemerintah Kabupaten Grogot Kalimantan Timur, satu tahun lalu.  Tujuan latihan ini tidaklah dalam sedang ada proyek/sidejob tetapi lebih kearah merefresh kemampuan agar lebih mendalam terhadap sistem operasi tersebut. Saat latihan adalah kenikmatan kita melakukan semua proses instalasi dan konfigurasi menemukan masalah sambil baca ebook, google it, fix it. Karena jika besok saya menghadapi kasus yang sebenarnya di lapangan kita sudah bisa mengatasinya. Sistem operasi windows server yang saya coba latihan menggunakan 2 mesin. Mesin server satu berisi DNS dan Active Directory,  dan satu lagi berfungsi sebagai Exchange Server menggunakan real domain di internet dan terkoneksi secara langsung. Untuk Active directory dan Exchange  Server saya uji cobakan ke local network menggunakan 2 pc client. Disini latihan bagaimana mengatur user policy management, print services, backup,network security. Pada Server kedua berisi Exchange saya coba bantai dengan ratusan spam dan saya bisa mengetahui hebatnya krja Forefront Security for Exchange Server yg memiliki Spam Signature data,  IP reputation Services, Antivirus extensibility , antivistus stamp, Attachment strip. Walaupun jika menggunakan Postix Linux dengan third toolsnya juga bisa mengatasi hal tersebut.

Hmmm….dalam semingu ini saya akan dimanja dengan tampilan graphical Windows, minggu depan latihan ini harus segera tamat. Jangan lupa latihan, get practise.

Membuat Radio Online (skema 2)

| Posted in Linux Server, Project, Shoutcast

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya : Membuat Radio Online (skema 1).

Skema 2 maksudnya :

User(listener)>InternetCD Player)

Intinya Server Streaming Radio/PC DJ, Mixer Audio, dan perangkat radio analog penyiar seperti microphone, tape, CD Player berada di dalam satu tempat yang terkoneksi ke Internet broadband. Implementasi radio ini untuk IDC FM Radio swasta (The Voice of Madinatul Iman) di Balikpapan yang selesai di awal bulan Ramadhan 1429 H ini. Radio online streaming ini untuk dapat menyiarkan dakwah bagi pendengar setia IDC yang berada di dalam dan luar negeri.

Berbeda dengan skema 1 yang memakai server streaming khusus di data centre, diluar server PC DJ sebagai upstream.  Skema 2 tidak karena  server streaming berfungsi juga sebagai pc dj/upstream ke internet.  Penempatan hardware di kantor Radio IDC untuk memudahkan IT IDC FM untuk mengontrol semua jadwal siaran dan menstreamingkannya ke internet melalui Server Streaming Radio. Saat installasi koordinasi ini melibatkan pihak ISP di Balikpapan karena dalam ujicoba pertama bandwitdth mereka kurang optimal sehingga dilakukan upgrade bandwitdh yang langsung diicoba dan disaksikan pihak management IDC FM.

Tahapan instalasi nya juga sederhana, karena hanya membutuhkan PC Multimedia high end dengan sound card berkualitas recording baik, dalam hal ini memakai sound card Sound Blaster Audigy 2. Untuk server sedianya memakai sistem operasi linux berubah menjadi  Windows Xp Profesional karena memudahkan pihak operator IDC FM dalam mengoperasikannya nanti.

Langkahnya sbb :

1. Install Sistem Operasi Windows XP Profesional SP 3.

2. Install driver-driver hardware, termasuk driver sound card SB Audigy 2.

3. Konfigurasi IP Static, Gateway, DNS ke ISP yang akan digunakan sebagai url listener.

4. Install Antivirus dan Anti Spyware.

5. Install Winamp.

6. Install dan konfigurasi shoutcast-dnas-1-9-8 for Windows.

7. Install dan konfigurasi shoutcast-dsp-1-9-0 for Windows.

8. Konfigurasi cable Line In 1/8 Strereo dari Sound Card ke Mixer Radio menggunakan cable RCA.

9. Testing Live Streaming.

10. Optimize software streaming.

Pekerjaan ini selesai dalam waktu setengah hari, back to Jakarta. Semoga bermanfaat.

Contact me :
henry@gultom.or.id

proyek radio online di USA

| Posted in Linux Server, Project, Shoutcast

Melalui Forum Shoutcast aku dapat teman sekaligus menjadi client untuk pembuatan system radio online bernama Voice Network(www.voicesnetwork.com) . Website radio online ini dimiliki oleh Second Life. http://www.secondlife.com yang berada di California USA. Second Life Entertainment Voices Radio Station ini memiliki server VPS di Dallas, dan aku diberi akses root dan password untuk masuk ke systemnya men setup radio online menggunakan shoutcast. Dari cerita Ambrielle yang memberikan pekerjaan ini mengatakan dulu pernah diserahkan pekerjaan ini ke orang lain, tapi sampai batas waktu yang diberikan tidak pernah jalan sehingga dibatalkan. Terus dia bilang bahwa besok radio ini sudah grand opening. Mepet juga nih waktunya, minta cepat lagi. Waktu deal harga dia juga gak ada nego langsung deal saja, hehehe….orang bule sich..

Setelah aku masuk ke server nya di Dallas melalui putty dan remote online aku melihat memang ada bekas settingan shoutcast.  Server VPS nya menggunakan Linux Centos canggih juga space dan RAM nya besar dengan 4 IP Public. Lalu aku remove dulu semua bekas instalasi dan konfigurasi shoutcast yang lama. Kemudian aku instalasi ulang(fresh) shoutcast yang baru. Perlu diketahui teknik instalasi shoutcast ku ini memakai skema 1 sesuai pada artikel yang sudah kutulis pada artikel Membuat Radio Online .  Radio analog dan DJ Stationnya terpisah dari server VPSnya. Jadi jika instalasi dan konfigurasi server shoutcast ini selesai maka radio analog dan dj stationnya akan terkoneksi ke server ini melalui IP dan port yang sudah dibuka.

Selesai instalasi dan konfigurasi yang perlu diperhatikan membuka firewall untuk port radio streaming agar bisa menerima koneksi dari radio analog dan juga bisa diakses listener.  Setelah selesai aku berikan IP dan port serta username dan password ke Ambrielle untuk mencoba langsung dari radio analognya. Sukses si Ambri senang sekali karena radionya jalan sekarang. Dia langsung kirim duit ke paypal ku. :)

Sampai sekarang radionya kulihat masih online terus dengan user cukup banyak, si Ambri juga minta pengembangan untuk multi stream dan different mountpoints. Happy Streaming !! Go international nih !!

root@server [/shoutcast]# ./sc_serv &
[1] 29984
root@server [/shoutcast]# *******************************************************************************

** SHOUTcast Distributed Network Audio Server

** Copyright© 1998-2004 Nullsoft, Inc.  All Rights Reserved.

** Use “sc_serv filename.ini” to specify an ini file.

*******************************************************************************

Event log:
<07/23/08@07:35:06> [SHOUTcast] DNAS/Linux v1.9.8 (Feb 28 2007) starting up…
<07/23/08@07:35:06> [main] pid: 29984
<07/23/08@07:35:06> [main] loaded config from sc_serv.conf
<07/23/08@07:35:06> [main] initializing (usermax:100 portbase:8000)...
<07/23/08@07:35:06> [main] No ban file found (sc_serv.ban)
<07/23/08@07:35:06> [main] No rip file found (sc_serv.rip)
<07/23/08@07:35:06> [main] opening source socket
<07/23/08@07:35:06> [main] source thread starting
<07/23/08@07:35:06> [main] opening client socket
<07/23/08@07:35:06> [main] Client Stream thread [0] starting
<07/23/08@07:35:06> [main] client main thread starting
<07/23/08@07:35:06> listening for connection on port 8001
<07/23/08@07:35:10> [sleeping] 0 listeners (0 unique)

Proyek di India

| Posted in ISPConfig, Linux Server, Postfix, Project

Kebetulan aku ikut mailing list postfix-users@postfix.org dimana tempat ngumpulnya para pengguna Postfix di seluruh dunia. Penemu Postfix Wietse Venema’s juga ada dalam milist, beliau sangat aktif memberikan saran masukan dan sebagainya. Sehingga milist ini sangat bermanfaat dan hidup membahas permasalahan mailserver yang menggunakan postfix.

Secara tidak sengaja aku menemukan salah satu postingan di milist tersebut yang meminta/provide commercial installation & support untuk mailservernya dengan 5 domain.

Aku langsung kirim email ke yang bersangkutan dan berikut balasannya :

I have few domains hosted. I need frontend from where I can add / remove email, change password & check email. I am planning to host 5 domains initially.
Outgoing emails would be authenticated by userID and password created through control panel. Mail server should be secured & should not be open relay. I shall enable SSH so that you can access it remotely. I shall give you root access of the server.

I have a budget of US$x00. Payment will be by paypal. 50% immediately & balance 50% on completion.

Let me know:
1. Whether you have expertise to perform the above task.
2. Whether terms and conditions are agreeable to you.

Kindly reply
K. Gandhi

Setelah komunikasi melalui email dan yahoo messenger kita deal untuk harga dan requirement yang disepakati bersama. Client ku ini tinggal di Oshiwara, Mumbai, India. Dan server yang akan di remote berada di Ohio USA dan dihost oleh xlhost.com merupakan server dedicated yang disewa clientku ini. Server dedicated ini sudah berisi sistem operasi Linux Centos 5.2 dengan aplikasi ssh aktif dengan ip public/static sehingga bisa di remote. Spesifikasi servernya Intel Core 2 Duo E4400, 2.0GHz, 800MHz, 2MB L2 Cache 1GB DDR2 RAM, 80GB SATA HDD, 1000GB Transfer, 10Mbps Uplink, 5 IP Addresses.

Waktu pekerjaan aku minta 2 hari karena aku tidak punya waktu 1 hari full untuk konsentrasi mengerjakan custom server nya, sehingga memakai sistem cicil dalam waktu-waktu istirahat dan tidurku.

Proyek ini sukses dengan installasi pada  OS: Centos 5.2 (Final) sbb : – MTA: Postfix – Domain Key (DKIM), for outgoing email – Control Panel:  ISPConfig – Statistics – MailGraph, Queuegraph – Antispam Spamassasin dan Anti virus Clamav – Dovecot( POP3, IMAP Server) – Squirrelmail webmail

yang agak lama saat setting ISPconfig, untungnya ispconfig sangat cocok dengan Centos sehingga semua proses berjalan lancar tanpa ada kesulitan yang berarti. Setelah payment lewat paypal kuterima, aku baru tahu perusahaan clientku ini adalah IKON Infoservices Pvt Ltd yang berada di Mumbai India. Dari postfix dapat dollar deh.. :)

Membuat Radio Online (skema 1)

| Posted in Linux Server, Project, Shoutcast

Tentunya dunia broadcast sudah tidak asing lagi di Indonesia, dan dengan tidak sampai hitungan 1 jam kita bisa memiliki sebuah stasiun radio online yang bisa digunakan untuk bisnis ataupun hanya sekedar ingin selalu bisa bersama dengan kerabat dan teman untuk mendengarkan lagu – lagu favorit, cd audio, seminar atau apapun yang ingin diperdengarkan pada khalayak di Indonesia. Bisa juga untuk broadcast media untuk lagu – lagu ciptaan sendiri dengan domain sendiri. Dengan instalasi dan konfigurasi Radio Online, kini lagu – lagu atau semua media audio dapat dengan mudah didengar oleh siapa saja. Jadi Radio Online itu adalah menyiarkan secara live lewat internet semua siaran analog dari studio radio.

Aku mencoba latihan membuat radio online secara live, sebelum final proyek pembuatan radio online swasta di Balikpapan.  Aku menerima proyek pembuatan radio online salah satu radio swasta di Balikpapan setelah survey ke studio mereka yang sudah memiliki perangkat radio untuk siaran langsung menggunakan gelombang radio FM.  Radio mereka ini memiliki content siaran news, religius, dan dakwah.  Proyek ini masih menunggu finishing ruangan untuk server dan penarikan bandwidth internet dedicated ke kantor radio mereka.

Setelah memahami cara kerja/knowledge tentang radio online, ada 2 skema yang bisa dibuat dalam implementasi radio online ini. Pada latihan sekarang aku memakai skema 1, dan skema 2 akan aku implementasi di final proyek sebuah radio swasta di Balikpapan.  Sebenarnya tidak jauh berbeda implementasi skema 1 dan skema 2, perbedaannya hanya pada penempatan PC DJ(disk jockey) dan server streaming yang digunakan serta jumlah bandwidth internet yang dipakai baik dari sisi PC DJ dan server streaming.  Konfigurasi software didalamnya juga berbeda sesuai kemauan masing-masing.  Simplenya sebagai berikut :

Skema1 :

Komponen A : User(listener)——>Internet<——Server Streaming Radio.

Komponen B : PC/komputer DJ——>Internet.

Komponen A dan Komponen B dihubungkan oleh koneksi bandwidth internet yang berbeda.

Skema 2 :

User(listener)——->Internet<——Server Streaming Radio+PC DJ<——Mixer Audio(radio analog)<——Penyiar(microphone), Tape, CD Player.

pada skema 2 komponen A dan B digabung, berada dalam satu server menggunakan bandwidth internet yang sama.

Pada latihan live ini aku memakai skema 1 karena aku tidak bisa berada dekat perangkat mixer audio di studio radio. Perangkat skema 1 yang di ujicobakan sbb :

Untuk Komponen A :  sebagai Server Streaming Radio aku gunakan server VPS, memory 256 MB,  space 20 GB,  O/S Linux Ubuntu-Server8.04, dengan bandwidth internet 512 kbps(kilo bit per second). Server ini terletak di Gedung Cyber(IIX Jakarta). User(listener) akan membaca IP publik yang ada di server ini dengan port koneksi yang sudah kita buka melalui konfigurasi file software streaming radio yang dalam implementasi ini menggunakan SHOUTcast Server.

Untuk komponen B : Uji coba pertama menggunakan laptop ku sebagai PC/komputer DJ dengan bandwidth internet 3,5G HSDPA IndosatM2, Uji coba kedua menggunakan komputer biasa dengan bandwidth internet dedicated 128 kbps. Kedua uji coba ini sukses berjalan baik dan berkomunikasi dengan server streaming SHOUTcast pada komponen A. Untuk O/S menggunakan Windows XP Profesional SP2, Winamp, Plugin winamp

SHOUTcast DSP Plugin, dan kumpulan lagu-lagu mp3.

Instalasinya sebagai berikut :

Komponen A : Server Streaming Radio SHOUTcast VPS sudah terinstall O/S Linux Ubuntu-Server8.04 dengan IP static : 202.145.xx.xxx, settingan IP ini sudah bisa keluar ke Internet. Setelah Instalasi Sistem operasi dan konfigurasi IP maka aku install software Streaming Radio menggunakan SHOUTcast server for Linux. Berikut Instalasi dan konfigurasi SHOUTcast for server.

root@iixsvr:/home/user1# wget http://www.shoutcast.com/downloads/sc1-9-8/sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz—21:17:07—  http://www.shoutcast.com/downloads/sc1-9-8/sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz
=> `sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz’
Resolving www.shoutcast.com… 207.200.98.25
Connecting to www.shoutcast.com|207.200.98.25|:80… connected.
HTTP request sent, awaiting response… 200 OK
Length: 60.840 (59K) [application/x-gzip]

100%[=================================>] 60.840  127.06K/s

21:17:10 (126.91 KB/s) – `sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz’ saved [60840/60840]

root@iixsvr:/home/user1# tar -zxvf sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz
README.TXT
sc_serv.conf
sc_serv
root@iixsvr:/home/user1# ls
README.TXT  sc_serv  sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz  sc_serv.conf
root@iixsvr:/home/user1# mkdir shoutcast

pindahkan file README.TXT  sc_serv  sc_serv.conf ke dalam folder shoutcast.

root@iixsvr:/home/user1/shoutcast# nano sc_serv.conf

disini aku edit sesuai kebutuhan latihan dulu saja pada beberapa bagian berikut :
maxuser 32
password renata
port 8000
adminpassword 123456

(save config)
ctrl-x untuk save dan exit dari editor nano.

Maxuser maksudnya jumlah user(listener) yang dapat mengakses/terkoneksi mendengarkan radio kita, Password disini maksudnya adalah password yng akan kita masukkan pada DSP Plugin Winamp pada PC DJ, Port 8000 adalah port SHOUcats server ini yang dibuka/digunakan untuk streaming radio. Adminpassword adalah passowrd admin untuk interface mengadministrasi SHOUTcats Server via web based..

Selesai mengedit file sc_serv.conf Aku jalankan servicesnya :

root@iixsvr:/home/user1/shoutcast# ./sc_serv sc_serv.conf

*******************************************************************************

** SHOUTcast Distributed Network Audio Server

** Copyright© 1998-2004 Nullsoft, Inc.  All Rights Reserved.

** Use “sc_serv filename.ini” to specify an ini file.

*******************************************************************************
Event log:
<06/30/08@21:21:18> [SHOUTcast] DNAS/Linux v1.9.8 (Feb 28 2007) starting up…
<06/30/08@21:21:18> [main] pid: 4554
<06/30/08@21:21:18> [main] loaded config from sc_serv.conf
<06/30/08@21:21:18> [main] initializing (usermax:32 portbase:8000)...
<06/30/08@21:21:18> [main] No ban file found (sc_serv.ban)
<06/30/08@21:21:18> [main] No rip file found (sc_serv.rip)
<06/30/08@21:21:18> [main] opening source socket
<06/30/08@21:21:18> [main] source thread starting
<06/30/08@21:21:18> listening for connection on port 8001
<06/30/08@21:21:18> [main] opening client socket
<06/30/08@21:21:18> [main] Client Stream thread [0] starting
<06/30/08@21:21:18> [main] client main thread starting
<06/30/08@21:21:46> [sleeping] 0 listeners (0 unique)
<06/30/08@21:21:47> [main] SIGINT; exiting!(0 unique)

Sampai disini instalasi dan konfigurasi komponen A selesai. Tetapi masih belum menerima koneksi streaming dari PC DJ yang akan kita setup.

Komponen B : Uji coba nya menggunakan laptopku dengan sistem operasi Windows XP Profesional SP 2. Dengan catatan koneksi internet di laptop sudah jalan menggunakan HSDPA IM2. Berikut tahapannya :

– Install  Winamp versi 5 keatas(sebaiknya yang terbaru), unduh di www.winamp.com – Install SHOUTcast DSP Plugin for windows, unduh di http://www.shoutcast.com/downloads/shoutcast-dsp-1-9-0-windows.exe

Konfigurasi plugin SHOUTcast DSP dan Winamp untuk memasukkan lagu-lagu yang ingin kita streaming kan.

Berikut screenshot gambarnya :

Di laptopku sebagai bandwidth internet untuk PC DJ memakai IM2 HSDPA yang sudah terkoneksi baik.

ini langkah menginstal SHOUTcast DSP Plugin, sebelumnya harus sudah install winamp dahulu. Jadi anggap Winamp sudah terinstall dan sekarang install SHOUTcast DSP Plugin, Klik 2 kali file shoutcast-dsp-1-9-0-windows.exe yang sudah kita unduh. Lalu ikut petunjuk seperti di gambar Next-Next-Next saja,

Disini DSP Plugin diinstall di folder Winamp yang sudah terinstall sebelumnya,

Sampai disini proses instalasi SHOUTcast DSP Plugin untuk winamp selesai, tinggal konfigurasi menu didalam DSP Plugin.

Jalankan Winamp—-lalu klik ‘Option’——’Preferences’

Pada menu sebelah kiri ‘Pilih DSP/EFFECT’——-klik 2 kali ‘Nullsoft SHOUTCast Sources DSP v1.0.0(dsp_sc.dll)’ di menu sebelah kanan,

Sebuah menu akan muncul dengan TAB konfigurasi : ‘Main’, ‘Output’, ‘Encoder’, ‘Input’.

Pilih ‘Ouput’ dan aku edit bagian ‘Output Configuration’ sbb :

‘Address’ : 202.145.xx.xxx (ini adalah IP Server Streaming Shoutcast yang sudah dikonfigiurasi diatas)
‘Port’: 8000 (port yang akan dimasukin/diopen dari jalur PC DJ ke SHOUTcast Radio Streaming secara online) Password : masukkan password yang kita masukkan pada file sc_serv.conf sebelumnya. Jadi konfigurasi disini sama dengan konfigurasi yang kita edit pada file sc_serv.conf,

Pilih ‘Encoder’ dan rubah Encoder Setting menjadi ‘128kbps, 44.100kHz Mono’ ini tergantung keinginan masing-masing. Lalu kembali ke bagian Output dan klik tombol Conect, nanti terlihat ada proses Status Sent berapa bytes lihat gambar dibawah.

Lagu mp3 yang kita input di Winamp akan distreaming ke server Shoutcast, agar dapat didengarkan user(listener).

Setelah Conect, klik Tab Main dan lihat Input Level berjalan, Kita juga bisa mengalirkan lagu-lagu ke playlist winamp dan menjalankannya.

Klik juga Input dan kita lihat bar input level tanda koneksi berjalan. Disini Input device aku pilih Winamp, kalau aku berada pada skema 2 maka Input Device harus diganti menjadi Soundcard Input. Secara Line in Soundcard akan tersambung ke Mixer Audio penyiar/tape/cd player.

User(listener) akan mendengar Radio online ini melalui browser dengan alamat : http://202.145.xx.xxx:8000/listen.pls File listen.pls digenerate otomatis oleh SHOUTcast Server.

Kita cek event log pada server linux Streaming Shoutcast, terlihat salah satu listener dengan ip 202.51.xxx.xxx sedang mendengarkan lagu streaming ini :

<06/30/08@21:34:17> connected from 124.81.149.194
<06/30/08@21:34:17> icy-name:Marching band ; icy-genre:Drum Band
<06/30/08@21:34:17> icy-pub:1 ; icy-br:128 ; icy-url:http://www.trendmarching.or.id
<06/30/08@21:34:17> icy-irc:#trendmarching ; icy-icq:0 ; icy-aim:gtomslinux
<06/30/08@21:34:49> no data (30s timeout). disconnecting.
<06/30/08@21:35:18> connected from 124.81.149.194
<06/30/08@21:35:18> icy-name:Marching band ; icy-genre:Drum Band
<06/30/08@21:35:18> icy-pub:1 ; icy-br:128 ; icy-url:http://www.trendmarching.or.id
<06/30/08@21:35:18> icy-irc:#trendmarching ; icy-icq:0 ; icy-aim:gtomslinux
<06/30/08@21:40:38> [dest: 202.51.xxx.xxx] starting stream (UID: 0)[L: 1]{A: WinampMPEG/5.52}(P: 0)
<06/30/08@21:46:15> [dest: 202.51.xxx.xxx] connection closed (337 seconds) (UID: 0)[L: 0]{Bytes: 4914967}(P: 0)

Jika kita browsing ke http://202.145.xx.xxx:8000 akan menemukan Status Lagu, Song History dan Admin Page untuk interfaces User(Listener). Tapi Admin Page hanya bisa dibuka menggunakan password yang kita masukan pada file sc_serv.conf

Demikianlah proses instalasi dan konfigurasi Radio Online skema 1 sebagai latihan, kesokan harinya aku coba PC/Komputer lain dengan bandwidth lebih baik dalam kondisi banyak listener dan suara streaming terdengar baik, bersih dan tidak delay, yah kadang ada juga delay sedikit, tinggal di tunning.

Untuk Skema2 yang berhadapan langsung dengan audio mixer dan penyiar akan aku susul artikelnya setelah penyelesaian proyek tersebut on site di Balikpapan. 

Resources :  www.shoutcast.com, forum SHOUTcast technical support.

Contact me :
henry@gultom.or.id