Implementing Samba 4 Book

| Posted in Active Directory, Daily life, Samba

6580OS_Implementing Samba-4

Akhirnya buku yang saya ikut sebagai team reviewers keluar juga.

Implementing Samba 4
By: Marcelo Leal
Exploit the real power of Samba 4 Server by leveraging the benefits of an Active Directory Domain Controller.
ISBN 139781782166580
Paperback 284 pages

Credit_Implementing Samba 4

Pembelian :

-Implementing Samba 4 – Google Books Result

-Packt Publishing Ltd. 

Implementasi Samba4 Linux Active Directory pada Bank

| Posted in Active Directory, Daily life, Linux Server, Samba

Permintaan mengerjakan pekerjaan ini masuk saat aku masih tugas di Africa, 2 bulan menjelang kepulangan ke tanah air sehingga pembicaraan teknis dilakukan via email dan blackberry messenger. Setelah deal harga dan teknisnya akhirnya pekerjaan ini bisa aku kerjakan 2 minggu setelah aku sampai di Indonesia. Pekerjaan ini di Bandung tepatnya di salah satu Bank Perkreditan Rakyat swasta di daerah Kota Bandung. Akomodasi dan transport disiapkan oleh pihak Bank. IT Security Department Bank ini yang menghandle pekerjaan ini. Jadi mereka mau mengganti sistem lama Windows 2003 Active Directory dengan Samba4 Linux Active Directory, sehingga mereka memakai tenaga ahli saya untuk mengerjakan pekerjaan ini. Pekerjaan ini selama seminggu dari implementasi, instalasi, konfigurasi dan sampai training. Berikut teknis pekerjaan yang saya implementasikan disana :

Read the rest of this entry »

Implementasi Samba4 Active Directory

| Posted in Active Directory, Daily life, Linux Server, Project, Samba

Implementasi ini merupakan kelanjutan proyek di sebuah perusahaan Finance di Jakarta, dimana Server Windows 2003 Active Directory digantikan dengan Server berbasis Linux dengan Samba 4 Active Directory. Implementasi ini disalah satu kantor cabang mereka bersama 3 orang IT Staff nya.  Contact me : henry@gultom.or.id

Setup Samba4 Active Directory/Domain ControllerTraining migrasi server windows ke server linux

Training migrasi server windows ke server linux

| Posted in Active Directory, Daily life, Linux Server, Project, Samba, Windows Server

Selama 2 minggu lalu aku menyelesaikan proses demo dan training migrasi server Windows ke server Linux sebuah perusahaan finance di Jakarta. Project ini merupakan bagian dari keinginan perusahaan ini untuk menggantikan server windows mereka yang dipakai sehari-hari sebagai Domain Name Server(DNS), DHCP, Domain Controller, Active Directory, File Sharing.  Dengan migrasi server-server Windows mereka ke server linux dari kantor pusat ke cabang dapat menekan biaya operasional IT yang besar. Maklum lisensi Microsoft Windows terlalu berlebihan sehingga kadangkala  divisi IT di perusahaan-perusahaan tertentu dianggap sebagai pemborosan budget.

Setelah mempelajari portfolio sistem windows mereka yang existing, aku memberikan blue print akan sistem linux yang bisa menggantikan sistem yang lama. Semua sistem server windows yang existing dapat digantikan dengan server linux yang bersifat open sources dan gratis. Hanya jasa saja dibutuhkan dalam implementasi disana. Untuk ini aku diundang melakukan demo dan testing dalam jaringan mereka. Dalam demo aku instalasi software yang dapat menggantikan sistem yang ada diantaranya :

-Sistem operasi Linux Debian (menggantikan fungsi Windows 2003 Server Edition)
-Bind9 ISC’s (menggantikan Microsoft DNS)
-Samba4(Samba Directory Services) (menggantikan Domain Controller, Active Directory)
-DHCP ISC’s (menggantikan Microsoft DHCP)
-File Sharing,Join Domain,Group Policy (GPO), Organization Unit (OU),Group Policy Management Consol  sudah support pada Samba4 AD

Read the rest of this entry »

Setup Samba4 Active Directory/Domain Controller

| Posted in Active Directory, Linux Server, Project, Samba, Windows Server

Adakah solusi untuk menggantikan Windows 200x  Server dengan fungsi  sebagai Domain Name Server,  Domain Controller, Active Directory,  DHCP,  Filesharing ?

Jawabannya ada dan bisa dengan Open Source/Free Software yaitu :
-Windows 2003 Server Edition diganti dengan Sistem operasi Linux Debian,Centos,Ubuntu,OpenSuse
-Microsoft DNS diganti dengan Bind9
-Microsoft Domain Controller,Active Directory diganti dengan Samba4
-Microsoft DHCP diganti dengan dhcp for Linux
-Fungsi Filesharing bisa dijalankan dengan Samba3/4

Dengan migrasi diatas dapat menekan biaya lisensi product Microsoft.  Dengan lisensi model user yang sangat banyak tentu bisa bayar ratusan juta untuk lisensi Windows saja.  Tekan bujet IT dengan memakai produk Open source, fasilitas dan kualitas tidak jauh dan lebih baik dari produk-produk Microsoft.

Saya berhasil menggantikan/migrasi fungsi Domain Controller,Active Directory,File Sharing yang sangat populer dikuasai pasar Microsoft Windows 2000/2003/2008 Server Edition.  Solusinya dengan sistem operasi Linux dan Samba4.  Migrasi ini saya implementasikan pada perusahaan finance group yang memiliki banyak kantor cabang yang semuanya pakai server Microsoft Windows sebagai Active Directory.

Setup ngelab kali ini adalah menginstall server dengan Linux Debian 5, Bind9, Samba4,DHCP.  Dengan instalasi dan konfigurasi ini diharapakan dapat menjalankan fungsi Active Directory/File Sharing menggunakan open source  pada user/client dengan sistem operasi Windows XP,Windows 7,Windows Vista,Mac,Linux.

Proses Instalasi dan konfigurasi ini terdiri dari :

SERVER : – Instalasi sistem operasi Linux Debian 5 Lenny – Instalasi dan konfigurasi Samba4 (Active Directory & Filesharing) – Instalasi dan konfigurasi BIND (DNS) – Instalasi dan konfigurasi DHCP

CLIENT : – Konfigurasi Windows XP Pro client untuk join Samba 4 Active Directory – Konfigurasi DNS Setting untuk Windows XP Pro – Konfigurasi date/time dan time zone – Joining windows XP Pro ke Domain – Menampilkan Samba 4 Active Directory object dari Windows XP Pro – Menampilkan isi samba 4 Active directory – Managing Samba 4 Active Directory dari Windows XP Pro(menambah user dan group ke Samba 4 Active Directory,menambah organization unit (ou) kedalam samba 4 domain ) – Implementasi Group Policy (GPO) ke dalam samba 4 domain

Berikut proses instalasi dan konfigurasinya :

Read the rest of this entry »