Install DNS,DHCP,Webserver,Proxy,FTP,DDOS protection,IDS

| Posted in CentOS, DNS, Project, Security, Squid

Kelebihan Linux adalah dapat menempatkan beberapa services runing bersamaan dalam satu server. Tujuan membuat satu server linux berisi DNS, DHCP, Webserver, Proxy, FTP, IDS, DDOS protection, MRTG, Webmin adalah :

- Centos 5.5 sebagai sistem operasi Linux yang free dan mudah diinstall.


- DNS menggunakan BIND ISC untuk nameserver(primary DNS) domain perusahaan ini. Primary DNS disini menghandle NS,MX,Web perusahaan. Untuk settingan MX di pointing ke server mail server perusahaan ini beda mesin menggunakan Zimbra.


- DHCP menggunakan DHCP dari ISC berfungsi untuk pemberian intenet address ototmatis ke seluruh komputer karyawan di perusahaan ini yang sudah tersambung dalam jaringan local area network(LAN)


- Webserver mengunakan Apache, berfungsi sebagai tempat file-file website domain perusahaan yang dapat diakses menggunakan www atau http, Apache juga dapat diset untuk meng host domain-domain lain yang dimiliki perusahaan ini.


- Proxy menggunakan SQUID sebagai cache proxy gateway akses browsing semua komputer karyawan. Untuk access filtering digunakan SQUIDGUARD dan Shalla’s Blacklists


- IDS sebagai security intrusion detection dalam hal ini menggunakan The Advanced Intrusion Detection Environment (AIDE)


- DDOS protection untuk menghadapin serangan baik dari incoming dan outgoing. Untuk ini digunakan APF, BFD, mod_dosevasive, dan mod_security.


- FTP menggunakan VSFTP yang berfungsi sebagai file transfer ke webserver prusahaan jika untuk mengupdate website perusahaan.


- MRTG menggunakan mrtg untuk visual monitoring bandiwdth management baik pada server ini, server lain,dan router. Data dari mrtg bisa di capture dan diberikan ke ISP jika didapat kapasitas Bandwidth yang disewa jauh dibawah rata-rata.


Cukup bicara teori, sekarang dilanjutkan ke instalasi dan konfigurasi, yang dalam artikel ini sistem operasi Linux Centos 5.5 sudah diinstall minimalis.

[root@ns1 gtoms]# uname -a
Linux ns1.xyz.co.id 2.6.18-194.11.1.el5 #1 SMP Tue Aug 10 19:09:06 EDT 2010 i686 i686 i386 GNU/Linux

[root@ns1 gtoms]# cat /etc/redhat-release
CentOS release 5.5 (Final)

Read the rest of this entry »

Installing Lotus Domino Server 8.5

| Posted in CentOS, Lotus Domino Server, Project

Untuk urusan messaging, collaboration,calendar, scheduling, dan applications, IBM masih mempunyai Lotus Domino. Produk mailservernya IBM ini masih bersaing ketat dengan Microsoft Exchange. Tapi bagi saya IBM Lotus Domino Server dan Microsoft Exchange Server sangat disukai oleh perusahaan yang memiliki bujet IT besar.

Okay kali ini saya dokumentasikan instalasi Lotus Domino Server 8.5 pada platform Linux Centos 5.5(Final). Loh kok Linux ? Kata Project Managernya lebih murah daripada pakai platform Windows Server, jadi dalam implementasi ini tidak perlu membeli lisensi untuk sistem operasi servernya, dan tetap untuk Lotus Dominonya harus beli.

Tahapannya :

- Install sistem operasi Linux Centos 5.5(Final)


- Setting dan install required Linux packages untuk Domino 8.5


- Copy file setup dari Domino 8.5 CD yaitu Domino85Linux.tar ke server.


- Instalasi Lotus Domino 8.5 Server ke Linux Centos 5.5


Berikut proses instalasi yang sempat saya dokumentasikan.

Read the rest of this entry »

Setting D-LINK DNS-323

| Posted in Network Attached Storage, Project

D-LINK DNS-323 merupakan Network Attached Storage (NAS) devices yang berguna untuk membackup files/data darimana saja.  Memiliki 10/100/1000 Gigabit Ethernet Port dan dua 3.5” SATA HDD Bay.  Harga juga terjangkau dibawah 2 juta. Sewaktu membeli NAS ini belum termasuk  hard disk. Jadi untuk keperluan backup data server saya membeli  2 harddisk masing-masing dengan kapasitas 2 TB(Terabyte). Yang saya suka NAS ini sudah memiliki sistem operasi Linux version 2.6.12.6-arm1 (tim@SWTEST2) jadi bisa disetting melalui konsol disamping melalui web. Dengan kernal linux tersebut bisa kita tambahkan plugin kedalamnya seperti Lighttpd Web Server, OpenSSH Secure Shell, Mediatomb UPnP Media Server, NTP Network Time Daemon, UNFS3 User-Space NFS Server, NFS-Utils NFS Server (requires kernel support), RSync File Transfer Utility.

2 Harddisk masing-masing 2 Terabyte dimasukan ke sisi kanan dan sisi kiri DNS 323 . Keduanya diset memakai RAID 1. Sebelum dimasukkan ke server produksi(data centre) saya mencoba terlebih dahulu di test server selama beberapa hari.

Read the rest of this entry »

Instalasi IP Camera untuk rumah,warnet,kantor

| Posted in IP Camera, Project

Manfaat IP Camera dapat memantau toko/kantor/pabrik dari rumah, dan banyak lainnya. Dapat memantau dari jarak jauh, kantor perwakilan-cabang dari pusat secara langsung (dengan remote camera, wireless camera, IP Camera, kamera cctv Internet atau via satelit). Dapat mengawasi rumah (babby sitter/pembantu dll) selagi anda bekerja di kantor, mengawasi pegawai, murid sekolah, dll.

Instalasi IP Camera kali ini untuk memantau sebuah usaha warung internet, dimana pemiliknya membeli sebuah ip camera dan ditempatkan di tempat usahanya dan dapat memantau perkembangan usahanya dari luar melalui internet.  Usahanya terdiri dari warnet, fotocopy, wartel.  Topology jaringannya secara singkat sbb :

ip camera———->switch———>server proxy——->modem ADSL Speedy———>internet<-----pemilik usaha

Langganan internetnya menggunakan Speedy Biz 3 MB jadi sudah memiliki IP Static di modemnya yang tidak berubah-rubah. Untuk proses instalasinya :

1. Pasang IP Camera disalah satu sudut yang strategis di tempat usahanya


2. Hubungkan ip camera ke switch(hub) menggunakan cable LAN, Setting IP dan port pada IP Camera device dalam hal ini diberikan IP Privat(local)


3. Forward Port ip camera dari modem ADSL Speedy ke server Proxy, kemudian dari server proxy forward port ip camera ke IP device IP Camera.


4. Si pemilik Usaha akan dapat mengakses IP Camera melalui IP Static(Public) ADSL Speedy dengan port IP Camera.


Berikut instalasinya yang sempat saya dokumentasikan dengan text dan capture gambar :

Read the rest of this entry »

Membuat mailserver kantor dengan zimbra dan internet speedy

| Posted in Debian, Project, Zimbra

Case studies ini pada perusahaan menengah dengan jumlah karyawan 25 orang dan berkeinginan memiliki sendiri mailserver pada kantor mereka. Ada banyak sisi positif jika menempatkan mailserver pada kantor sendiri daripada meng host di tempat lain. Untuk urusan keperluan IT kantor ini sudah memiliki komputer desktop dan server proxy,printer,internet. Semua sudah tersambung dalam jaringan Local Area Network, tinggal mailserver yang akan di setup disana. Internet memakai Telkom Speedy tersambung dengan Proxy server dimana proses access filtering sangat ketat, salah satunya hanya membolehkan membuka email kantor, email pribadi dan gratisan tidak diperkenankan. Direkturnya yang juga melek IT meminta saya membuat mailserver pakai Zimbra dengan topology existing yang sudah ada. Dia tanya perlu apa saja untuk keperluan diatas ? Saya jawab saya minta 1 unit komputer dan akses ke modem,server proxy dan domain manager perusahaannya. Setelah dipenuhi semuanya dia minta setengah hari harus jadi. Kondisi pada perusahaan ini untuk memiliki mailserver adalah tidak memiliki ip public (static) dikarenakan memakai layanan internet Speedy dengan IP Dynamic(berubah-rubah). Hal ini tidak menjadi kendala dan bisa diatasin dengan menggunakan fasilitas free dari Zoneedit.com yang dapat mengupdate domain perusahaan agar selalu mengarah ke ip dynamic Internet Speedy. Jadi Zimbra diset tanpa ip public dan melakukan MTA Relay ke SMTP Telkom(smtp.telkom.net). Step by step secara lengkap akan saya jabarkan di artikel ini sbb :

  1. Registrasi domain kantor ini ke zoneedit.com sebagai Managed DNS Service dan support Dynamic DNS. Jadi bisa mengupdate IP Speedy yang berubah-rubah. Add MX untuk domain perusahaan dan IP Address(A). Semua dilakukan pada control panel Zoneedit setelah kita berhasil registrasi.

  2. Mengganti nameserver domain perusahaan ini ke nameserver Zoneedit yang diberikan saat registrasi sebelumnya. Ini harus masuk ke domain manager perusahaan ini dimana diregister pertama kali.

  3. Re-setting Modem Speedy Sanex ADSL-SA 5100 untuk option Virtual Server dan DMZ diarahkan ke server proxy.

  4. Download dan Install Dynamic dns clients yang disupport oleh zoneedit .

  5. Menambah forwarding IP dan Port Policy pada server proxy ke server zimbra. Dalam hal ini port yang yang harus diforward ke IP Zimbra adalah Postfix 25,HTTP 80,POP3 110,IMAP 143,LDAP 389,HTTPS 443,Tomcat IMAP SSL 993,Tomcat POP SSL 995,Tomcat LMTP 7025,7306,7307

  6. Install Sistem operasi Linux dan Deploy Zimbra Open Source Edition ke server mailserver.

  7. Testing kirim dan terima email mengunakan webmail dan mail client.

Okay sekarang saatnya melihat proses instalasi dan konfigurasi berupa text dan capture gambar yang sempat saya dokumentasikan :

Read the rest of this entry »

Server Management & Source Control dengan Puppet

| Posted in Other, Project, Puppet

Seminggu lalu aku mulai menekuni Puppet, dan ingin menjadi Puppet Master. Puppet adalah pahlawan bagi system admin, friendly tools, and my best friend. Puppet merupakan software open source yang dapat berjalan pada cross platform baik unix,linux,windows,mac,sun solaris. Puppet merupakan open source data center automation and configuration management framework. Jika saya mempunyai ratusan server di data centre atau ratusan pc desktop, kita cukup mengontrol semuanya dengan puppet. Anda bisa mengatur perubahan system,konfigurasi,troubleshoot,maintain,deploy dari satu titik menggunakan puppet. Puppet digunakan juga oleh Twiter, Sun Microsystems, Google Office,dsb.  Pada Sun Microsystems mereka menggunakan puppet untuk 650 Sun servers di seluruh U.S. data centers yaitu Menlo Park, CA, San Francisco, CA dan Las Vegas, NV.  dan bertanggung jawab juga untuk konfigurasi  software dan operating system server termasuk Internet domains pada sun.com, java.com, mysql.com, openoffice.org

Saya memakai puppet untuk konfigurasi beberapa server di data centre IIX, dan sebelum ke server produksi saya habiskan berjam-jam untuk mencoba pada test server saya. Berikut instalasi dan konfigurasi basic saya dalam memulai berkenalan dengan puppet :

Test Server :

Fedora 13 : puppet-master.gtoms.lab (192.168.1.75)
Ubuntu 10.4 : puppet-client.gtoms.lab (192.168.1.71)

INSTALL PUPPET MASTER :

[root@gtoms gtoms]# uname -a
Linux gtoms.lab 2.6.33.5-124.fc13.i686 #1 SMP Fri Jun 11 09:48:40 UTC 2010 i686 i686 i386 GNU/Linux

127.0.0.1       gtoms.lab       localhost.localdomain   localhost
192.168.1.75    puppet-master.gtoms.lab  puppet-master
192.168.1.75    puppet.gtoms.lab  puppet
::1             localhost6.localdomain6 localhost6

Read the rest of this entry »

Linux APC UPS with apcupsd

| Posted in CentOS, Other, Project

Saya punya APC Back-UPS CS 650 digunakan pada salah satu server virtual untuk kebutuhan sehari-hari.  Sebagai tools power management dan controlling UPS saya menggunakan apcupsd APC UPS software yang bisa diinstall pada linux Centos 5.4, dengan apcupsd saya dapat mengetahui masalah seperti power failure,battery dan sebagainya.

Berikut proses instalasi dan konfigurasi apcupsd pada Linux Centos 5.4 :

yum install apcups*

vi /etc/apcupsd/apcupsd.conf
UPSCABLE usb
UPSTYPE usb
DEVICE
LOCKFILE /var/lock
SCRIPTDIR /etc/apcupsd
PWRFAILDIR /etc/apcupsd

Read the rest of this entry »

Setup Enterprise Security Client, ACR38 SmartCard Reader, Starcoss SPK2.3

| Posted in Certificate Authority, PKI, Project, Security, Smart Card

Enterprise Security Client (ESC) adalah user interface untuk dapat memformat dan memanage smart cards. Bagian ini merupakan bagian front end untuk user dalam sebuah lingkup pekerjaan Certificate System, yang dalam hal ini saya menggunakan Dogtag Certificate System. ESC dapat digunakan pada smart Card yang sudah mendukung Javacard 2.1 / Global Platform 2.0.1 compliant. Saya masih menunggu kiriman Java Card dari India dan Eropa, yaitu SmartCafeExpert 3.2 dan JCOP 31 V 2.2, saat ini masih menggunakan card Starcoss SPK2.3 produksi Jerman.

Untuk membaca smart cards diperlukan reader dalam hal ini menggunakan ACR38 SmartCard Reader USB yang dapat diinstall pada Windows dan Linux. Kali ini saya coba pada Fedora 13 (Codename: Goddard)

Instalasi ESC,ACR38, pada sistem operasi Fedora 13 :

Read the rest of this entry »

Implementasi Samba4 Active Directory

| Posted in Active Directory, Project, Samba

Implementasi ini merupakan kelanjutan proyek di sebuah perusahaan Finance di Jakarta, dimana Server Windows 2003 Active Directory digantikan dengan Server berbasis Linux dengan Samba 4 Active Directory. Implementasi ini disalah satu kantor cabang mereka bersama 3 orang IT Staff nya.  http://www.gtoms.com

Setup Samba4 Active Directory/Domain ControllerTraining migrasi server windows ke server linux

Setup Public Key Infrastructure dengan Dog Tag Certificate System

| Posted in CentOS, Certificate Authority, PKI, Project, Security

Asimetrik Kriptografi sangat penting dalam menjaga keamanan dalam berkomunikasi di internet. Sistem Asimetrik Kriptografi menggunakan kunci public dan kunci private. Keduanya diperlukan dalam transaksi dan digital signature di internet. Sebelumnya saya menggunakan EJBCA maka kali ini saya menggunakan Dog Tag Certificate System keluaran Red Hat inc.

Dogtag memiliki features seperti : Certificate issuance, revocation, dan retrieval, Certificate Revocation List (CRL) generation dan publishing, Certificate profiles, Simple Certificate Enrollment Protocol (SCEP), Local Registration Authority (LRA) for organizational authentication and policies, Encryption key archival and recovery, dan Smartcard lifecycle management Token profiles,Token enrollment, on-hold, key recovery, and format, Face-to-face enrollment with the security officer workstation interface.

Disamping dipakai untuk smart card, Dog Tag Certification system juga dipakai oleh Militer Amerika Serikat untuk mengidentifikasi semua tentaranya.  Pernah kan, lihat film perang Hollywood kalau tentara Amerika Serikat itu selalu memakai 2 kalung dilehernya yang dinamakan Dog Tag seperti gambar logo diatas,  Indentitas/Data didalam kalung(dog tag) tersebut berisi nama, Social Security number, blood type dan religion. Jadi jika tentaranya mati, satu dog tag nya diambil dan satu lagi tetap tinggal di lehernya.  Satu kalung yang diambil itu untuk  update data identitas tentara tersebut disemua sistem komputer militer Amerika Serikat. Dog Tag dapat dipakai juga sebagai  password/identitas tentara jika sedang mengunakan fasilitas militer dan sebagainya.

Dogtag Certificate System memiliki 6 subsystems :
-Certificate Authority (CA) – implemented in Java
-Data Recovery Manager (DRM) – implemented in Java
-Online Status Procotol Protocol Manager (OCSP) – implemented in Java
-Token Key Service (TKS) – implemented in Java
-Registration Authority (RA) – implemented in Perl
-Token Processing System (TPS) – implemented in C and C++

Pembuatan Public Key Infrastructure dengan Dog Tag Certificate System kali ini terdiri dari Instalasi dan Konfigurasi dengan environment :

-Sistem operasi pada server : Centos 5.4
-389 Directory Server (Open Source LDAP)
-Dog Tag Certificate System 1.3 (repo EPEL)
-Java,Tomcat Web Server,Perl,Ant,Apache,mod_nss

Berikut proses instalasi dan konfigurasi, saya menggunakan Centos 5.4 32 bit dan sudah terinstall dengan baik :

Instalasi Tools :

[root@i ~]# rpm ev tomcatnative.i386

[root@i ~]# yum install db4-devel gzip rpm rpm-build subversion tar wget zip

[root@i ~]# yum install perl

[root@i ~]# yum install ant

[root@i ~]# yum install ant-junit

[root@i ~]# java -version
java version “1.6.0”
OpenJDK Runtime Environment (build 1.6.0-b09)
OpenJDK Client VM (build 1.6.0-b09, mixed mode)

Jika belum terinstall bisa install menggunakan yum install java-1.6.0-openjdk.

Read the rest of this entry »