Setup Samba 4 Active Directory

| Posted in Active Directory, Project, Samba, Windows Server

Adakah solusi untuk menggantikan Windows 200x  Server dengan fungsi server sebagai Domain Name Server, Active Directory, DHCP, Filesharing ?


Jawabannya ada dengan Open Source/Free Software yaitu :

-Windows 2003 Server Edition diganti dengan Sistem operasi Linux

-Microsoft DNS diganti dengan Bind

-Active Directory diganti dengan Samba4

-DHCP diganti dengan dhcp for Linux

-Fungsi Filesharing bisa dijalankan dengan Samba4


Dengan migrasi diatas dapat menekan biaya lisensi product Microsoft. Pada ujicoba ngelab kali  ini saya berhasil menggantikan fungsi Active Directory yang biasa di pasang pada Windows 2003 Server Edition dengan Samba 4. Setup kali ini adalah menginstall server dengan Linux Debian 5, Bind, Samba4,DHCP. Dengan instalasi dan konfigurasi ini diharapakan dapat menjalankan fungsi Active Directory menggunakan open source  pada client dengan sistem operasi Windows XP.


Proses Instalasi dan konfigurasi ini terdiri dari :


SERVER :
– Instalasi sistem operasi Linux Debian 5 Lenny
– Instalasi dan konfigurasi Samba4 (Active Directory & Filesharing)
– Instalasi dan konfigurasi BIND (DNS)
– Instalasi dan konfigurasi DHCP


CLIENT :
– Konfigurasi Windows XP Pro client untuk join Samba 4 Active Directory
– Konfigurasi DNS Setting untuk Windows XP Pro
– Konfigurasi date/time dan time zone
– Joining windows XP Pro ke Domain
– Menampilkan Samba 4 Active Directory object dari Windows XP Pro
– Menampilkan isi samba 4 Active directory
– Managing Samba 4 Active Directory dari Windows XP Pro(menambah user dan group ke Samba 4 Active Directory,menambah organization unit (ou) kedalam samba 4 domain )
– Implementasi Group Policy (GPO) ke dalam samba 4 domain


Berikut proses instalasi dan konfigurasinya :


Read the rest of this entry »

Load Balancing & Failover With multiple ADSL/Cable Connections on Linux

| Posted in Load Balancing, Project

Memiliki 2 koneksi internet ke berbeda Internet Services Provider(ISP) tentu kurang optimal jika tidak digabungkan untuk dipakai bersama, disamping dapat menaikkan reliability performa bandwidth juga dapat mengurangi downtime internet jika salah satu koneksi terputus.  Sistem ini dinamakan Load Balancing dan Failover.

Traffic Internet Warnet Kencana Putra

Sesuai judul diatas Sistem Load Balancing dan Failover saya terapkan pada sebuah warung internet didaerah Duren Tiga Raya.  Sistem ini menggunakan sistem operasi Linux distribusi Debian, setelah sebelumnya pernah memakai Packet Firewall (PF) di OpenBSD, dan pfSense(free Open Source FreeBSD based). Jadi kali ini saya memakai routing/load balancing menggunakan Linux dan next time mencoba Vyatta Software.

Kebutuhan yang sudah ada :

– 2 Modem ADSL (DLINK dan SANEX) terkoneksi ke Telkom Speedy dengan bandwidth sama Downstream 1022 Kbps Upstream 124 Kbps – Server Router dengan 3 LAN Card :  eth0,eth1,eth2, sistem operasi Debian Lenny 5.0.3 – Switch, PC Client(workstation), dsb.

Spesifikasi Internet Address(IP) :

-ADSL1 DLINK : 10.10.10.1  masuk ke eth0 server router

-ADSL2 SANEX : 172.168.1.1 masuk ke eth1 server router

-Server Router  dengan eth0 : DHCP dari modem ADSL1 , eth1 : DHCP dari modem ADSL2 , eth2 : 192.168.1.1 sebagai gateway PC CLient/Workstation.

Read the rest of this entry »

Instalasi Java Compiler, Apache Ant, Apache Tomcat, MySQL

| Posted in Apache, GPS, Java, MySQL, Project

- Implementasi Sistem GPS(Global Positioning System) Tracking berbasis Linux. Tutorial ini dibuat dalam 2 artikel, yang pertama :

1. Instalasi Java Compiler, Apache Ant, Apache Tomcat, MySQL.
2. Instalasi OpenGTS (Open Source GPS Tracking System).

Proyek ini saya kerjakan untuk sebuah perusahaan rental mobil untuk memonitor status semua kendaraannya.  Maklum menjelang lebaran banyak pinjaman mobil kata yang punya.  Ownernya  memang senang IT dan lebih suka memiliki sistem tracking sendiri daripada menyewa jasa perusahaan yang menyewakan perangkat sudah jadi. Disamping untuk memonitor lokasi mobil2 nya, dia juga mau pasang alat GPS pada tas anaknya yang masih sekolah, sehingga dapat mengetahui pergerakan anaknya. Orang tua yang baik nih.  Pasca instalasi pada artikel 1 dan artikel 2 aku mentraining staffnya untuk bisa memasang perangkat GPS pada mobil dan administrasi sistem open GTS ini.

Instalasi pada Artikel pertama ini membutuhkan software :

  • Sistem operasi menggunakan Debian Lenny(5.0.2),

  • Java Compiler Sun’s Java JDK,
    OpenJDK Server VM (build 1.6.0_0-b11, mixed mode).

  • Apache Ant version 1.7.0

  • Apache Tomcat 5.5

  • JAVA MAIL API

  • MySQL 5, MySQL-Connector-Java

  • OpenGTS 2.1.3 (Dijabarkan lebih lanjut pada artikel kedua, implementasi/koneksi device perangkat GPS pada mobil rental ke server GPS Tracking).

Kebutuhan lain pada artikel 1 :  Hardware server IBM, IP Publik dengan internet dedicated, Domain perusahaan. Instalasi live. Pada artikel kedua membutuhkan perangkat GPS dan akan dijelaskan lebih lanjut pada artikel ke 2.

Server IBM yang digunakan sebagai Server GPS Tracking sudah diinstall sistem operasi Debian Lenny 5.0.2.

rentcar:/home/gtoms# uname -a
Linux rentcar 2.6.26-2-686 #1 SMP Sun Jul 26 21:25:33 UTC 2009 i686 GNU/Linux
rentcar:/home/gtoms# cat /etc/debian_version
5.0.2

Selanjutnya memulai Instalasi Java Compiler, Apache Ant, Apache Tomcat, MySQL, MySQL Conector Java, Java Mail API yang berfungsi sebagai rumah/pendukung bisa berjalannya OpenGTS 2.1.3

Read the rest of this entry »

project setup linux di sulteng

| Posted in Project

DSC01031 DSC01041

Linux sebagai server sudah semakin populer di Indonesia.  Setelah merambah Kalimantan melalui project lalu, kali ini hasil setup/instalasi linux ku sudah sampai ke Sulawesi Tenggara. Project ini untuk sebuah perusahaan tambang nikel di kabupaten Konawe Utara.

Pekerjaan adalah mensetup linux untuk proxy cache server, mail server, fileserver. Semuanya menggunakan sistem operasi Linux. Servernya menggunakan IBM System x3200 M2. Instalasi dan konfigurasi server ini dilakukan di kantor perusahaan tambang nikel ini di Jakarta. Dan finishing setup menggunakan sistem remote setelah server ini dibawa ke kantor proyek perusahaan tambang nikel ini di Molore Sulteng. Selama pekerjaan ini aku didampingin IT staff nya dan juga melakukan training linux selama 3 hari.

DSC01029 DSC01037

ngadmin warnet

| Posted in Load Balancing, Project

Warnet Kencana Putra DSC01069

Aku baru ingat punya kerjaan sampingan ngurus warnet(warung internet).  Disamping warung internet dilengkapi juga warung telepon dan fotocopy.

Aku diberitahu operatornya bahwa ada penambahan komputer baru dan beberapa komputer sering hang. Sementara server router load balancing ke 2 ADSL ke TelkomSpeedy dan billing tidak bermasalah. Untuk ini aku luangkan waktu pulang kerja menyelesaikan pekerjaan disana. Tahapan yang kulakukan Maintenance komputer lama, setting komputer baru agar bisa internetan dan masuk ke billing, dan terakhir tunning server router.

Untuk komputer client yang digunakan user setelah diinstall sistem operasi dan software-software pendukung ke internet dan office perlu ditambahkan tools seperti Deep Freeze Workstation Enterprise Edition, yang sangat baik menjaga kondisi instalasi di harddisk tetap aman. Untuk server dilakukan proses tunning/upgrade software router dan capturing grafik pemakaian internet sejalan dengan penambahan komputer baru, sehingga diketahui bandwidth internet yang ada apakah masih mencukupi atau tidak. Hasil ini tentu aku tunjukkan ke ownernya agar paham jika diperlukan tindakan upgrading bandwidth internet kedepan.

Jadi ingat saat masih kuliah dulu juga ngadmin warnet di Jogja dan Pekalongan. Semoga maju terus bisnis perwarnetan di Indonesia.

freelance ke luar negeri

| Posted in Other, Project

Teman lama sewaktu kuliah di Universitas Gadjah Mada dulu menanyakan, bagaimana caranya mencari job ringan di luar negeri tanpa harus ke luar negeri ? Job ringan ini maksudnya hal-hal yang berhubungan dengan dunia Teknologi Informasi seperti Linux, Windows, Cisco, Internet dan sebagainya.

Saya ceritakan berdasarkan pengalaman saya mencari sendiri job2 ringan yang berhubungan dengan Linux di luar negeri. Caranya mudah tanpa harus kesana atau ikut test interview dsb. Ada 2 yang penting untuk mewujudkan itu.

1. Bisa Bahasa Inggris, gak perlu jago2 amat juga bisa yang penting bisa conversation dan writing. Dan juga kuasai Vocab bahasa Inggris yang berhubungan dengan komputer dan IT.

2. Punya akses internet pribadi dengan tools putty jika pakai Windows dan konsol/terminal jika pakai Linux.

Nah untuk yang nomer 1 gak usah dibahas. Untuk nomer 2 sedikit saya ceritakan rentetan prosesnya. Akses internet pribadi digunakan untuk memulai mempromosikan diri Anda. Ada 2 cara yang saya temukan sehingga dapat job ringan Linux di di USA dan India.

2a. http://www.getafreelancer.com/

2b. Ikutan Mailing List dan Forum Diskusi dengan topik yang kita kuasai dengan mahir.

Pembahasan 2a.

Daripada buka situs sosial seperti Facebook, Friendster, dsb atau Chattingan gak jelas seharian, lebih baik buka http://www.getafreelancer.com/ Temukan dunia baru bersama ratusan pemain IT se dunia disana. Disamping saingan kita sebagai pemburu project sampingan(temporary) disana juga ada Pemberi project yang memposting berbagai project2 yang siap diperebutkan. Jadi di situs itu ada Service Providers yaitu pencari project dan Project Creator sebagai pemberi Project. Saya sebagai Service Providers. Lebih detailnya silahkan buka situsnya dan daftar dulu disana dan ikuti aturan mainnya.

Pembahasan 2b.

Ikutan Mailing List dan Forum Diskusi dengan topik yang kita kuasai dengan mahir merupakan wajib bagi pekerja IT. Disamping membantu orang kita juga pasti mendapat ilmu. Usahakan ikutan  Mailing List dan Forum Diskusi dalam dan luar negeri. Disini jangan asal menjawab usahakan jawab sesuatu yang benar2 kita bisa. Dan jangan sok jago kalau ilmu masih kampungan…hehehe. Biasanya di Mailing list dan forum selalu ada yang melemparkan project dan kita bisa berkomunikasi melalui japri(jawaban pribadi) ke yang bersangkutan.

Mungkin ini dulu yang bisa saya bagi ke teman lama saya itu, Yang pasti dari 2a dan 2b saya sudah merasakan duduk2 aja bisa dapat dollar. Apalagi rupiah masih gak jelas….hehehehe…

Oh iya satu lagi yang paling penting kepercayaan, untuk itu pergunakan sebaik2 nya kepercayaan yang diberikan misalnya memegang server dengan baik. Hasilnya project yang short akan berubah menjadi kontrak terus menerus dan yang saya salut client saya di India mempercayakan 24 server linuxnya yg dihosting di data centre India dan data centre USA untuk saya remote sebagai admin remote.  Kalau sudah kek gini yah jam tidur berkurang.

Membuat mailserver dengan Merak Mail Server

| Posted in Merak IceWarp, Project

Perusahaan di tempat aku menjadi konsultan Linux Engineer di India (IKON Ltd) baru saja membeli software Mail Server dengan produk Windows dan Linux. Software ini adalah Merak Mailserver yang sangat tangguh dan oke punya. Untuk Merak Mailserver versi Windows diinstall oleh staff nya di India. Sementara untuk yang Merak Mailserver versi Linux diserahkan ke saya untuk menginstall di salah satu servernya di Data Centre Calpop. Proses installnya dengan remote dari Jakarta. Server untuk Merak ini merupakan server ke 11 yang aku pegang sebagai Linux konsultannya. Merak mailserver yang dibeli merupakan IceWarp Professional Suite dengan komponen didalamnya Mailserver, WebMail, Anti-Spam Module, Anti-Virus Module, Web Server Module, Migration Tool. Ini software sudah mahal memang canggih dibanding software-software gratisan lainnya dengan Linux Based. Merak tidak hanya software untuk email system tetapi juga untuk business communications platform.

Berikut proses instalasi dan konfigurasi Merak Mailserver versi Linux :

Read the rest of this entry »

Project Mailserver : Linux Based dengan Zimbra Open Source Edition

| Posted in Project, Zimbra

Proyek ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan sebelumnya internet sharing yang sudah selesai. Proyek mailserver di perusahaan Publishing dan Media Marketing Group di daerah Jakarta Selatan ini merupakan upgrade mailserver dari sistem sebelumnya memakai Qmail. Keterbatasan fitur qmail bagi end user menjadi salah satu daya tarik keinginan perusahaan beralih ke Zimbra. Jadi Ownernya yang orang bule menginginkan Zimbra karena dia tertarik dengan Zimbra Desktop yang banyak fiturnya. Mailserver dengan Zimbra memang lagi naik daun baik di dalam dan luar negeri karena sistem mailservernya sangat kompleks dan solusi yang tepat saat ini.  Di luar negeri salah satu server client ku IKON Ltd juga memakai Zimbra yang aku install di salah satu server colocation di ThePlanet.

Secara teknis instalasi dan konfigurasi Zimbra sangatlah mudah dibandingkan dengan sistem mailserver memakai Postfix ataupun Qmail dan juga lebih mudah dibandingkan Microsoft Exchange. Integrasi satu file instalasi yang didalamnya sudah terdapat semua komponen pembentuk zimbra memudahkan seorang admin untuk membuat sebuah mailserver. Tapi kalau belum pernah coba dalam server live dan untuk dipakai yah harus banyak trial dahulu agar memudahkan instalasi dan konfigurasi nantinya.  Angkat topi saya untuk individual developers and contributor Zimbra yang tergabung dalam Yahoo! Inc.

Jika sekedar berhasil menginstall Zimbra saja tapi tidak digunakan dalam sebuah mesin produksi rasanya kurang puas, dalam hal ini menginstall dan mengkonfigurasi Zimbra untuk dipakai perusahaan ini merupakan tantangan dengan rasa tersendiri sebagai kuli IT seperti saya….hehehe

Progress Instalasi ini dilakukan pada server baru mereka, sementara server lama(Qmail) tetap berjalan sebelum di istirahatkan dan nantinya akan dijadikan backup Zimbra secara fisik.

Tahapan Upgrade mailserver ini :
1. Backup Server Mail lama(Qmail), account email semua karyawan
2. Instalasi Server Baru (ZImbra) (sistem operasi Linux Centos 5.2, setting IP , Gateway, DNS, Install Zimbra Open Source Edition, Konfigurasi di Admin Zimbra untuk domain dan pembuatan account-account semua email )
3. Migrasi = Merubah setting DNS pada domain perusahaan ini dengan mempointing IP MX kearah IP mailserver baru (ZImbra)
4. Matikan Server lama (QMail)
5. Hidupkan Server Baru (Zimbra)
6. Trial and Error, dan maintenance.
7. Instalasi dan konfigurasi Server lama (Qmail) menjadi backup Fisik Zimbra dan transfer data dari mesin Zimbra yang sudah running menggunakan rsync.

Untuk detail instalasi dan konfigurasi Zimbra Open Sources Edition pada perusahaan ini, saya sempat dokumentasikan dari konsol putty menggunakan copy paste ke notepad sebagai berikut :

Read the rest of this entry »

Project Internet Sharing, DNS, Webserver : Linux Based dengan Proxy Squid, DHCP, Apache, dan Bind

| Posted in Apache, DNS, Project, Squid

Hari libur Imlek ini kusempatkan menulis tutorial yang pernah saya implementasikan akhir bulan lalu.  Project ini di sebuah perusahaan Publishing dan Media Marketing Group di daerah Jakarta Selatan yang dimiliki orang bule.  Project ini bertahap, dari pergantian sistem internet sharing sampai pergantian sistem mailserver di kantor mereka.

Kali ini saya tulis mengenai Project Internet Sharing mengunakan Linux Based dengan Proxy SquidDHCP, Bandwidth Management. Sistem baru ini saya tawarkan untuk menggantikan sistem lama yang mengunakan router hardware yang menurut IT Staffnya  sering hang dan feature didalamnya sangat terbatas. Dengan sistem baru diharapkan lebih powerful untuk menjembatani IT Staff dengan user. Setelah aku memahami topology jaringan disana lalu aku membuat penawaran. Mereka menerima model penawaran dari internet sharing dan mailserver, setelah cocok dalam harga akhirnya saya mulai pekerjaan ini, perusahaan ini telah membeli server baru untuk menambah kekuatan sistem ini.  Pekerjaan untuk instalasi dan konfigurasi dilakukan secara remote. Sistem operasi menggunakan Linux Centos sudah diinstall default oleh IT nya dan saya tinggal mengkonfigurasi secara remote menggunakan Putty untuk kebutuhan internet sharing ini. IT stafnya juga meminta tambahan agar server ini diisi DNS untuk domain kantor dan Apache sebagai webserver untuk hosting website kantor. Berikut Instalasi dan konfigurasinya :

Read the rest of this entry »

Project Mailserver : Windows 2003, Active Directory, Exchange 2003

| Posted in Project, Windows Server

Awal tahun 2009 dapat proyek membuat mailserver dengan Windows Server dari teman kantor. Temanku langsung menghubungkan aku dengan GM Operation perusahaan yang memerlukan tenaga ku. Proyek nya mepet banget karena GM Operation nya pingin cepat selesai sebelum hari Senin(19Jan) dan aku diberitahu baru Jumat(16 Jan). Setelah mendapat informasi tentang sistem mailserver yang diperlukan disana, aku iyakan aja untuk kesana hari Sabtu(17 Jan).  Sudah biasa menangani kerjaan yang mepet-mepet apalagi urusan IT.

Perusahaan ini memiliki pabrik plastik(houseware well designed) mempunyai 2 site(pabrik di Jakarta dan Semarang) dan 1 main office(Jakarta). Semua nya terhubung dalam satu jaringan Virtual Private Newtwork(VPN) baik di main office dan ke pabrik. Proyek ini adalah membuat mailserver local agar main office dan site bisa berkomunikasi. Mailserver local ini dengan domain berbeda(multi domain) untuk tiap site. Sistem mailserver sebelumnya crash dan IT staff nya yang menangani ini sudah keluar dan baru ada tambahan IT staff baru. Sudah seminggu masalah ini dan GM Operation nya mendapat assigment harus kelar, begitu permohonannya saat aku ke main officenya di daerah Cideng.

Setelah mendapat informasi garis besar sistem sebelumnya, akhirnya aku mulai mensetup baru sistem mailserver local mereka. Sistem mailserver lama yang crash memakai Windows NT dan Exchange 5.5 Sistem baru mereka inginkan memakai :

-Ms Windows Server 2003 R2 Lisensi.

-MS Exchange Server 2003 Lisensi.

Semua cdrom nya lengkap dengan lisensi asli tidak bajakan.  Karena sistem mailserver terintegrasi dengan Active Direktory maka dasarnya pada sistem mailserver lama NT dikenal adanya Primary Domain Controller(PDC / BDC), nah pada Windows Server 2003 istilah itu tidak dikenal lagi dan hanya Domain Controller(DC).

Berikut prosesnya :

Read the rest of this entry »