Setup Public Key Infrastructure dengan Dog Tag Certificate System

| Posted in CentOS, Certificate Authority, PKI, Project, Security

Asimetrik Kriptografi sangat penting dalam menjaga keamanan dalam berkomunikasi di internet. Sistem Asimetrik Kriptografi menggunakan kunci public dan kunci private. Keduanya diperlukan dalam transaksi dan digital signature di internet. Sebelumnya saya menggunakan EJBCA maka kali ini saya menggunakan Dog Tag Certificate System keluaran Red Hat inc.

Dogtag memiliki features seperti : Certificate issuance, revocation, dan retrieval, Certificate Revocation List (CRL) generation dan publishing, Certificate profiles, Simple Certificate Enrollment Protocol (SCEP), Local Registration Authority (LRA) for organizational authentication and policies, Encryption key archival and recovery, dan Smartcard lifecycle management Token profiles,Token enrollment, on-hold, key recovery, and format, Face-to-face enrollment with the security officer workstation interface.

Disamping dipakai untuk smart card, Dog Tag Certification system juga dipakai oleh Militer Amerika Serikat untuk mengidentifikasi semua tentaranya.  Pernah kan, lihat film perang Hollywood kalau tentara Amerika Serikat itu selalu memakai 2 kalung dilehernya yang dinamakan Dog Tag seperti gambar logo diatas,  Indentitas/Data didalam kalung(dog tag) tersebut berisi nama, Social Security number, blood type dan religion. Jadi jika tentaranya mati, satu dog tag nya diambil dan satu lagi tetap tinggal di lehernya.  Satu kalung yang diambil itu untuk  update data identitas tentara tersebut disemua sistem komputer militer Amerika Serikat. Dog Tag dapat dipakai juga sebagai  password/identitas tentara jika sedang mengunakan fasilitas militer dan sebagainya.

Dogtag Certificate System memiliki 6 subsystems :
-Certificate Authority (CA) – implemented in Java
-Data Recovery Manager (DRM) – implemented in Java
-Online Status Procotol Protocol Manager (OCSP) – implemented in Java
-Token Key Service (TKS) – implemented in Java
-Registration Authority (RA) – implemented in Perl
-Token Processing System (TPS) – implemented in C and C++

Pembuatan Public Key Infrastructure dengan Dog Tag Certificate System kali ini terdiri dari Instalasi dan Konfigurasi dengan environment :

-Sistem operasi pada server : Centos 5.4
-389 Directory Server (Open Source LDAP)
-Dog Tag Certificate System 1.3 (repo EPEL)
-Java,Tomcat Web Server,Perl,Ant,Apache,mod_nss

Berikut proses instalasi dan konfigurasi, saya menggunakan Centos 5.4 32 bit dan sudah terinstall dengan baik :

Instalasi Tools :

[root@i ~]# rpm ev tomcatnative.i386

[root@i ~]# yum install db4-devel gzip rpm rpm-build subversion tar wget zip

[root@i ~]# yum install perl

[root@i ~]# yum install ant

[root@i ~]# yum install ant-junit

[root@i ~]# java -version
java version “1.6.0”
OpenJDK Runtime Environment (build 1.6.0-b09)
OpenJDK Client VM (build 1.6.0-b09, mixed mode)

Jika belum terinstall bisa install menggunakan yum install java-1.6.0-openjdk.

Read the rest of this entry »

stores userCertificate in Openldap

| Posted in Certificate Authority, PKI, Project, Security

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya berjudul : Membuat Certification Authority dengan EJBCA,OCSP,JBOSS,Java,OpenLDAP.

Implementasi ini untuk membuat Open Source PKI Certificate Authority menggunakan EJBCA(Enterprise Java Bean Certificate Authority).  Openldap merupakan directory services yang populer, dan biasanya digunakan untuk  management user dan password pada Openldap. Masalahnya Openldap tidak memiliki fungsi sebagai pembuat certificate dan tidak memiliki ssl certificate, untuk itulah dibutuhkan software third party lain untuk menyempurnakan fungsi LDAP.  Disini EJBCA sebagai ldap client dan difungsikan untuk membuat ldap entries dan publish/stores certificates didalam LDAP.

Hal ini dilakukan jika EJBCA sebagai CA sudah terinstall baik, dan Openldap sudah terinstall baik dan juga sudah memiliki struktur DN(Distinguished Name) dan user existing. Untuk mengadminister pekerjaan ini saya menggunakan Admin web EJBCA dan Userweb EJBCA serta phpLDAPadmin sebagai interface Openldap. EJBCA dan Openldap berbeda mesin menggunaan Linux Debian Server.

Pada Adminweb EJBCA kita sudah membuat Certificate Authority dengan langkah :

-Edit Certificate Authority
-Edit Certificate Profiles
-Edit Publisher
-Edit End Entitiy Profiles
-Add End Entity

Pada phpldapadmin kita sudah terkoneksi baik pada openldap dan struktur user sudah ada dengan user-user didalamnya. Tinggal menunggu pekerjaan EJBCA meletakkan(stores) certificate ke openldap.

Read the rest of this entry »

Instalasi OCSP Responder

| Posted in Certificate Authority, Debian, PKI, Project, Security

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya berjudul : Membuat Certification Authority dengan EJBCA,OCSP,JBOSS,Java,OpenLDAP.

Online Certificate Status Protocol (OCSP) sangat dibutuhkan dalam pembuatan public key infrastructure, OCSP merupakan protocol query(relying parties).  OCSP adalah sebuah status protocol yang dapat menghasilkan informasi status certificate secara real time, termasuk data-data yang berisi certificate revocation lists (CRLs).  Instalasi OCSP kali ini masih menggunakan software open source EJBCA.

Server OCSP bisa ditempatkan diluar server EJBCA yang berfungsi sebagai CA(certificateion authority).

Proses instalasi ini berada pada mesin berbeda dengan EJBCA.
Tahapannya :

– Install Java JDK, Ant,JBOSS,EJBCA

Install mysqlserver dan create username databse ejbca, dan allow grant privileges IP dari server EJBCA., settingan ini pada ocsp-database di server EJBCA. Jadi mysql di server OCSP akan berisi informasi CRLs dari server EJBCA.

ocsp-svr:/ejbca# ant -version
Apache Ant version 1.7.1 compiled on June 27 2008

ocsp-svr:/ejbca# java -version
java version “1.6.0_19”
Java™ SE Runtime Environment (build 1.6.0_19-b04)
Java HotSpot™ Client VM (build 16.2-b04, mixed mode, sharing)

– Deploy OCSP, source binary EJBCA sudah diekstrak ke /ejbca :

ocsp-svr:/ejbca# cp properties sample ke properties di /ejbca/conf

Read the rest of this entry »

menambah partisi ext3 secara online

| Posted in CentOS, Project

Jika partisi pada harddisk anda penuh, bisa di resize secara online, artinya ditambah pada saat server sedang online atau produksi. Ini dilakukan pada sistem operasi linux yang memiliki partisi jenis ext3.

Tujuan saya adalah menambah partisi root yang sebelumnya hanya 2 GB dan sudah penuh, untuk ini saya mau jadikan 4 GB.  Caranya menggunakan fdisk dan resize2fs,  jangan takut kehilangan data, kalau mau backup dulu bisa juga, tapi dalam pekerjaan ini saya tidak backup.

[root@ID41-ND013 gtoms]# /sbin/fdisk -l

Disk /dev/xvda: 4294 MB, 4294967296 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 522 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes

Read the rest of this entry »

Training migrasi server windows ke server linux

| Posted in Active Directory, Project, Samba, Windows Server

Selama 2 minggu lalu aku menyelesaikan proses demo dan training migrasi server Windows ke server Linux sebuah perusahaan finance di Jakarta. Project ini merupakan bagian dari keinginan perusahaan ini untuk menggantikan server windows mereka yang dipakai sehari-hari sebagai Domain Name Server(DNS), DHCP, Domain Controller, Active Directory, File Sharing.  Dengan migrasi server-server Windows mereka ke server linux dari kantor pusat ke cabang dapat menekan biaya operasional IT yang besar. Maklum lisensi Microsoft Windows terlalu berlebihan sehingga kadangkala  divisi IT di perusahaan-perusahaan tertentu dianggap sebagai pemborosan budget.

Setelah mempelajari portfolio sistem windows mereka yang existing, aku memberikan blue print akan sistem linux yang bisa menggantikan sistem yang lama. Semua sistem server windows yang existing dapat digantikan dengan server linux yang bersifat open sources dan gratis. Hanya jasa saja dibutuhkan dalam implementasi disana. Untuk ini aku diundang melakukan demo dan testing dalam jaringan mereka. Dalam demo aku instalasi software yang dapat menggantikan sistem yang ada diantaranya :

-Sistem operasi Linux Debian (menggantikan fungsi Windows 2003 Server Edition)
-Bind9 ISC’s (menggantikan Microsoft DNS)
-Samba4(Samba Directory Services) (menggantikan Domain Controller, Active Directory)
-DHCP ISC’s (menggantikan Microsoft DHCP)
-File Sharing,Join Domain,Group Policy (GPO), Organization Unit (OU),Group Policy Management Consol  sudah support pada Samba4 AD

Read the rest of this entry »

Setup Certification Authority dengan EJBCA,OCSP,JBOSS,Java,OpenLDAP

| Posted in Certificate Authority, Debian, Other, PKI, Project, Security

Jika diminta membuat Public Key Infrastruktur(PKI) maka saya akan pakai EJBCA(Enterprise Java Bean Certificate Authority) sebagai alternatif pertama dan Dog Tag sebagai alternatif kedua, karena berbasis open sources dapat digunakan pada sistem operasi Linux.  PKI yang berbasis Windows seperti PKI Windows 2003 Server, juga memiliki kelebihan, tapi masih lebih unggul EJBCA karena EJBCA memiliki kelebihan di sisi multiplatform operating system, aspek kriptografis maupun administrasi.

Kali ini tutorial pada salah satu mesin produksi menggunakan EJBCA pada Linux Debian. Adapun requirement yang dibutuhkan dalam instalasi ini adalah :

-Linux Debian 5.0.4
-EJBCA 3.9.6, CA dan OCSP deploy.
-JBOSS 5.1.0
-Java jdk 6 update 19
-JCE Unlimited Strength Jurisdiction Policy Files 6
-Apache Ant 1.7.0
-OpenLDAP: slapd 2.4.11

Instalasi dan Konfigurasi :

Linux Debian 5.0.4 dengan kode Lenny sudah terinstall dengan standart system. EJBCA,JBOSS,JAVA JDK,JCE harus didownload dari situs nya dan diinstall manual di Debian, Untuk Ant,OpenLDAP menggunakan apt-get.

svr:/home/gtoms# wget  http://cds.sun.com/is-bin/INTERSHOP.enfinity/WFS/CDS-CDS_Developer-Site/en_US/-/USD/VerifyItem-Start/jdk-6u19-linux-i586.bin?BundledLineItemUUID=0AdIBe.liu0AAAEnpPtoLfW6&OrderID=kExIBe.lavIAAAEnmftoLfW6&ProductID=8ihIBe.nLjEAAAEnh3cZVnKo&FileName=/jdk-6u19-linux-i586.bin

Read the rest of this entry »

Setup Samba4 Active Directory/Domain Controller

| Posted in Active Directory, Project, Samba, Windows Server

Adakah solusi untuk menggantikan Windows 200x  Server dengan fungsi  sebagai Domain Name Server,  Domain Controller, Active Directory,  DHCP,  Filesharing ?

Jawabannya ada dan bisa dengan Open Source/Free Software yaitu :
-Windows 2003 Server Edition diganti dengan Sistem operasi Linux Debian,Centos,Ubuntu,OpenSuse
-Microsoft DNS diganti dengan Bind9
-Microsoft Domain Controller,Active Directory diganti dengan Samba4
-Microsoft DHCP diganti dengan dhcp for Linux
-Fungsi Filesharing bisa dijalankan dengan Samba3/4

Dengan migrasi diatas dapat menekan biaya lisensi product Microsoft.  Dengan lisensi model user yang sangat banyak tentu bisa bayar ratusan juta untuk lisensi Windows saja.  Tekan bujet IT dengan memakai produk Open source, fasilitas dan kualitas tidak jauh dan lebih baik dari produk-produk Microsoft.

Saya berhasil menggantikan/migrasi fungsi Domain Controller,Active Directory,File Sharing yang sangat populer dikuasai pasar Microsoft Windows 2000/2003/2008 Server Edition.  Solusinya dengan sistem operasi Linux dan Samba4.  Migrasi ini saya implementasikan pada perusahaan finance group yang memiliki banyak kantor cabang yang semuanya pakai server Microsoft Windows sebagai Active Directory.

Setup ngelab kali ini adalah menginstall server dengan Linux Debian 5, Bind9, Samba4,DHCP.  Dengan instalasi dan konfigurasi ini diharapakan dapat menjalankan fungsi Active Directory/File Sharing menggunakan open source  pada user/client dengan sistem operasi Windows XP,Windows 7,Windows Vista,Mac,Linux.

Proses Instalasi dan konfigurasi ini terdiri dari :

SERVER : – Instalasi sistem operasi Linux Debian 5 Lenny – Instalasi dan konfigurasi Samba4 (Active Directory & Filesharing) – Instalasi dan konfigurasi BIND (DNS) – Instalasi dan konfigurasi DHCP

CLIENT : – Konfigurasi Windows XP Pro client untuk join Samba 4 Active Directory – Konfigurasi DNS Setting untuk Windows XP Pro – Konfigurasi date/time dan time zone – Joining windows XP Pro ke Domain – Menampilkan Samba 4 Active Directory object dari Windows XP Pro – Menampilkan isi samba 4 Active directory – Managing Samba 4 Active Directory dari Windows XP Pro(menambah user dan group ke Samba 4 Active Directory,menambah organization unit (ou) kedalam samba 4 domain ) – Implementasi Group Policy (GPO) ke dalam samba 4 domain

Berikut proses instalasi dan konfigurasinya :

Read the rest of this entry »

Load Balancing & Failover With multiple ADSL/Cable Connections on Linux

| Posted in Load Balancing, Project

Memiliki 2 koneksi internet ke berbeda Internet Services Provider(ISP) tentu kurang optimal jika tidak digabungkan untuk dipakai bersama, disamping dapat menaikkan reliability performa bandwidth juga dapat mengurangi downtime internet jika salah satu koneksi terputus.  Sistem ini dinamakan Load Balancing dan Failover.

Traffic Internet Warnet Kencana Putra

Sesuai judul diatas Sistem Load Balancing dan Failover saya terapkan pada sebuah warung internet di daerah Pancoran Jakarta  Selatan.  Sistem ini menggunakan sistem operasi Linux distribusi Debian, setelah sebelumnya pernah memakai Packet Firewall (PF) di OpenBSD, dan pfSense(free Open Source FreeBSD based). Jadi kali ini saya memakai routing/load balancing menggunakan Linux dan next time mencoba Vyatta Software.

Kebutuhan yang sudah ada :

– 2 Modem ADSL (DLINK dan SANEX) terkoneksi ke Telkom Speedy dengan bandwidth sama Downstream 1022 Kbps Upstream 124 Kbps – Server Router dengan 3 LAN Card :  eth0,eth1,eth2, sistem operasi Debian Lenny 5.0.3 – Switch, PC Client(workstation), dsb.

Spesifikasi Internet Address(IP) :

-ADSL1 DLINK : 10.10.10.1  masuk ke eth0 server router

-ADSL2 SANEX : 172.168.1.1 masuk ke eth1 server router

-Server Router  dengan eth0 : DHCP dari modem ADSL1 , eth1 : DHCP dari modem ADSL2 , eth2 : 192.168.1.1 sebagai gateway PC CLient/Workstation.

Read the rest of this entry »

Instalasi Java Compiler, Apache Ant, Apache Tomcat, MySQL

| Posted in Apache, GPS, Java, MySQL, Project

- Implementasi Sistem GPS(Global Positioning System) Tracking berbasis Linux. Tutorial ini dibuat dalam 2 artikel, yang pertama :

1. Instalasi Java Compiler, Apache Ant, Apache Tomcat, MySQL.
2. Instalasi OpenGTS (Open Source GPS Tracking System).

Proyek ini saya kerjakan untuk sebuah perusahaan rental mobil untuk memonitor status semua kendaraannya.  Maklum menjelang lebaran banyak pinjaman mobil kata yang punya.  Ownernya  memang senang IT dan lebih suka memiliki sistem tracking sendiri daripada menyewa jasa perusahaan yang menyewakan perangkat sudah jadi. Disamping untuk memonitor lokasi mobil2 nya, dia juga mau pasang alat GPS pada tas anaknya yang masih sekolah, sehingga dapat mengetahui pergerakan anaknya. Orang tua yang baik nih.  Pasca instalasi pada artikel 1 dan artikel 2 aku mentraining staffnya untuk bisa memasang perangkat GPS pada mobil dan administrasi sistem open GTS ini.

Instalasi pada Artikel pertama ini membutuhkan software :

  • Sistem operasi menggunakan Debian Lenny(5.0.2),

  • Java Compiler Sun’s Java JDK,
    OpenJDK Server VM (build 1.6.0_0-b11, mixed mode).

  • Apache Ant version 1.7.0

  • Apache Tomcat 5.5

  • JAVA MAIL API

  • MySQL 5, MySQL-Connector-Java

  • OpenGTS 2.1.3 (Dijabarkan lebih lanjut pada artikel kedua, implementasi/koneksi device perangkat GPS pada mobil rental ke server GPS Tracking).

Kebutuhan lain pada artikel 1 :  Hardware server IBM, IP Publik dengan internet dedicated, Domain perusahaan. Instalasi live. Pada artikel kedua membutuhkan perangkat GPS dan akan dijelaskan lebih lanjut pada artikel ke 2.

Server IBM yang digunakan sebagai Server GPS Tracking sudah diinstall sistem operasi Debian Lenny 5.0.2.

rentcar:/home/gtoms# uname -a
Linux rentcar 2.6.26-2-686 #1 SMP Sun Jul 26 21:25:33 UTC 2009 i686 GNU/Linux
rentcar:/home/gtoms# cat /etc/debian_version
5.0.2

Selanjutnya memulai Instalasi Java Compiler, Apache Ant, Apache Tomcat, MySQL, MySQL Conector Java, Java Mail API yang berfungsi sebagai rumah/pendukung bisa berjalannya OpenGTS 2.1.3

Read the rest of this entry »

project setup linux di sulawesi

| Posted in Project

DSC01031

Linux sebagai server sudah semakin populer di Indonesia.  Setelah merambah Kalimantan melalui project lalu, kali ini hasil setup/instalasi linux ku sudah sampai ke Sulawesi. Project ini untuk sebuah perusahaan tambang.

Pekerjaan adalah mensetup linux untuk proxy cache server, mail server, fileserver. Semuanya menggunakan sistem operasi Linux. Servernya menggunakan IBM System x3200 M2. Instalasi dan konfigurasi server ini dilakukan di kantor perusahaan tambang nikel ini di Jakarta. Dan finishing setup menggunakan sistem remote setelah server ini dibawa ke kantornya di Sulteng.

DSC01029 DSC01041