Tag Archives: server

proyek setup linux di Ambon

Awal Desember lalu aku menyelesaikan pekerjaan setup linux di Badan Usaha Milik Negara (Persero) di kota Ambon. Aku dibawa sebuah vendor dari Jakarta dan bertugas mendesign ulang jaringan LAN dan WAN serta mensetup ulang jaringan internet, email, dan interkoneksi ke kantor cabangnya di Ternate dan Tual. Untuk setup jaringan pekerjaan fisik dilakukan vendor ini dengan draft gambar dari aku, dan untuk pekerjaan setupnya aku kerjakan sendiri, cukup kompleks dan banyak dan thanks God semua bisa aku selesaikan.  Di  kota Ambon kantor wilayahnya sudah running hasil sentuhan tanganku dan tahun depan vendor akan ajak aku lagi untuk turun ke Ternate dan Tual. Pekerjaan ini adalah sidejob, jadi aku sedikit bernegosiasi dengan kantor tempatku bekerja agar bisa ke Ambon.

Setelah survei tahap I saat aku turun bersama vendor bulan lalu, aku sudah mempunyai blue print apa yang harus dikerjakan disana. Dan awal desember lalu aku turun kesana kembali untuk merealisasikan konsep yang telah kubuat.

Beberapa short pekerjaan yang kulakukan :

– Setup Router Cisco & Mikrotik untuk Internet sharing, Load Balancing(3 ISP), Bandwidth Management – Setup Proxy Server Squid dengan content security filtering(QuintoLabs), Time based access. – Setup Mailserver Zimbra master dan backup server secara fisik, auto backup. – Setup DNS, Webserver, Fileserver dan FTP Server. – Setup Monitoring tools : Cacti, Freeping, Lightsquid, NTOP, Nagios, WhatsUP. – Training

Selama pekerjaan ini aku menikmati, dari hotel ke kantor wilayahnya, makan ikan segar2, melihat pemandangan indah Ambon….hehehe

henry@gultom.or.id

Setup Samba4 Active Directory/Domain Controller

Adakah solusi untuk menggantikan Windows 200x  Server dengan fungsi  sebagai Domain Name Server,  Domain Controller, Active Directory,  DHCP,  Filesharing ?

Jawabannya ada dan bisa dengan Open Source/Free Software yaitu :
-Windows 2003 Server Edition diganti dengan Sistem operasi Linux Debian,Centos,Ubuntu,OpenSuse
-Microsoft DNS diganti dengan Bind9
-Microsoft Domain Controller,Active Directory diganti dengan Samba4
-Microsoft DHCP diganti dengan dhcp for Linux
-Fungsi Filesharing bisa dijalankan dengan Samba3/4

Dengan migrasi diatas dapat menekan biaya lisensi product Microsoft.  Dengan lisensi model user yang sangat banyak tentu bisa bayar ratusan juta untuk lisensi Windows saja.  Tekan bujet IT dengan memakai produk Open source, fasilitas dan kualitas tidak jauh dan lebih baik dari produk-produk Microsoft.

Saya berhasil menggantikan/migrasi fungsi Domain Controller,Active Directory,File Sharing yang sangat populer dikuasai pasar Microsoft Windows 2000/2003/2008 Server Edition.  Solusinya dengan sistem operasi Linux dan Samba4.  Migrasi ini saya implementasikan pada perusahaan finance group yang memiliki banyak kantor cabang yang semuanya pakai server Microsoft Windows sebagai Active Directory.

Setup ngelab kali ini adalah menginstall server dengan Linux Debian 5, Bind9, Samba4,DHCP.  Dengan instalasi dan konfigurasi ini diharapakan dapat menjalankan fungsi Active Directory/File Sharing menggunakan open source  pada user/client dengan sistem operasi Windows XP,Windows 7,Windows Vista,Mac,Linux.

Proses Instalasi dan konfigurasi ini terdiri dari :

SERVER : – Instalasi sistem operasi Linux Debian 5 Lenny – Instalasi dan konfigurasi Samba4 (Active Directory & Filesharing) – Instalasi dan konfigurasi BIND (DNS) – Instalasi dan konfigurasi DHCP

CLIENT : – Konfigurasi Windows XP Pro client untuk join Samba 4 Active Directory – Konfigurasi DNS Setting untuk Windows XP Pro – Konfigurasi date/time dan time zone – Joining windows XP Pro ke Domain – Menampilkan Samba 4 Active Directory object dari Windows XP Pro – Menampilkan isi samba 4 Active directory – Managing Samba 4 Active Directory dari Windows XP Pro(menambah user dan group ke Samba 4 Active Directory,menambah organization unit (ou) kedalam samba 4 domain ) – Implementasi Group Policy (GPO) ke dalam samba 4 domain

Berikut proses instalasi dan konfigurasinya :

Continue reading

membuat mysql-cluster

Pekerjaan ini diterapkan di kantorku yang memiliki server Mysql untuk dipakai sehari-hari sebagai operasional. Dengan fitur Mysql Cluster dapat menggabungkan database open source  dengan fault tolerant asitektur “shared nothing“,  yang memungkinkan kantor untuk menggunakan aplikasi database real-time dan mission-critical yang mencapai ketersediaan 99,999 persen (“five nine“). Dengan alasan inilah dan menghindari downtime,  maka Boss operasional ISP kantor minta dibuatkan sistem mysql cluster.  Implementasi mysql-cluster tidak lah sulit, dalam implementasi ini dilakukan tahapan :

– Konfigurasi Mysql-cluster di server Mysql utama(/etc/mysql/my.cnf dan convert engine MYISAM ke NDBCLUSTER) – Instalasi Mysql dan konfigurasi Mysql-cluster di server lain(anggaplah replika mysql server utama atau mysql tambahan) (/etc/mysql/my.cnf dan hasil dumping mysql dengan engine NDBCLUSTER) – Instalasi Mysql dan Management (MGM) Node & MySQL Server pada server lain. (/etc/mysql/ndb_mgm.cnf)

Jadi ada 3 Server dengan fungsi dan software yang dipakai :

-1 server Mysql utama sebagai Node A untuk mysql cluster

-1 server Mysql tambahan sebagai Node B untuk mysql cluster

-1 server Mysql untuk Management (MGM)sebagai NDB MGM untuk mysql cluster

Total ada 3 server dengan sistem operasi Linux Debian Lenny 2.6.26-2-686 dan  Mysql 5.0.51a-24+lenny1 (Debian).

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License).

MySQL Cluster didesain untuk mengatasi single point of failure, yaitu bagian dari suatu sistem, yang
bilamana sistem tersebut mengalami kerusakan maka seluruh sistem akan berhenti bekerja. Oleh karena
itu maka setiap komponen diharapkan memiliki memory dan disk sendiri / terpisah, dan menggunakan
mekanisme shared storage,  seperti network shares dan network filesystems.

MySQL Cluster sudah terintegrasi dengan standar MySQL server dengan sebuah  clustered storage engine yang disebut NDB. MySQL Cluster terdiri dari sekumpulan komputer yang masing­-masing berjalan satu atau lebih proses, yang terdiri dari SQL Server, data node, dan management node.

Data Node merupakan node utama pada MySQL Cluster. Data Node berfungsi :
-Storage and management of both in ­memory and disk ­based data
-“Transactions and data retrieval
-“Automatic and user defined partitioning of data
-“Synchronous replication of data between data nodes
-“Transactions and data retrieval
-“Fail over
-“Resynchronization after failure

MySQL Node berfungsi sebagai pintu akses untuk masuk ke dalam node­ node data yang tercluster.

Management Node digunakan  untuk  mengatur node­-node  yang  terdapat  pada MySQL  Cluster,  melakukan  konfigurasi data, menjalankan dan memberhentikan node, melakukan backup dan lain sebagainya.  Semua  program  ini  berkerjasama  membentuk  sebuah  MySQL  Cluster.  Ketika  data  disimpan  pada NDB Cluster storage angine, maka tabel­-tabel akan disimpan pada data node. Tabel­-tabel tersebut akan diakses secara langsung oleh MySQL Server pada sebuah cluster.

Berikut proses instalasi dan konfigurasi yang berhasil saya copy paste dari konsol linux :

Continue reading